11 April 2021
  • 11 April 2021
Breaking News
  • Home
  • Redaksi
  • Jokowi Siap Disuntik Vaksin Covid-19, Setpres: Tunggu Izin BPOM

Jokowi Siap Disuntik Vaksin Covid-19, Setpres: Tunggu Izin BPOM

By on 30 December 2020 0 68 Views

Presiden Joko Widodo (Jokowi)

ROC — Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan siap menjadi penerima vaksin virus Corona atau Covid-19. Pihak Sekretariat Presiden (Setpres) mengatakan proses vaksinasi masih menunggu izin emergency use of authorization dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM)

“Tentunya kalau sudah ada izin dari BPOM,” kata Kepala Sekretariat Presiden, Heru Budi Hartono, lewat pesan singkat, Rabu (30/12).

Heru belum bisa memastikan waktu pasti kapan Jokowi disuntik vaksin Covid-19. Istana saat ini masih menunggu hasil dari BPOM.

“Ya menunggu hasil dari BPOM kan,” ujar Heru kembali menegaskan.

Pada pertengahan Desember lalu, Jokowi menegaskan kesiapannya untuk menjadi yang pertama penerima vaksin COVID-19. Keputusan ini diambil Jokowi guna meyakinkan masyarakat bahwa vaksin yang digunakan aman.

“Saya juga ingin tegaskan lagi, nanti saya yang akan menjadi penerima pertama divaksin, pertama kali,” kata Jokowi dalam siaran YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (16/12).

“Hal ini untuk memberikan kepercayaan dan keyakinan kepada masyarakat bahwa vaksin yang digunakan aman,” kata dia.

Jokowi juga mewanti-wanti bahwa proses vaksinasi harus melalui tahapan dari BPOM. Selain itu, Jokowi mengingatkan masyarakat untuk senantiasa menerapkan protokol kesehatan.

“Kita amat bersyukur alhamdulillah vaksin sudah tersedia artinya kita bisa segera mencegah meluasnya wabah COVID-19. Tapi untuk memulai vaksinasi masih memerlukan tahapan-tahapan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM),” kata Jokowi, yang disiarkan di YouTube Setpres, Minggu (6/12).

Sementara itu, Kementerian Kesehatan telah menerbitkan aturan soal pelaksanaan vaksinasi COVID-19. Kelompok prioritas penerima vaksin Corona juga diatur dalam aturan ini.

Aturan itu tertuang dalam Permenkes Nomor 84 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi COVID-19. Pada Pasal 15 disebutkan jadwal dan tahapan pemberian vaksin COVID-19 ditetapkan sesuai dengan ketersediaan vaksin, kelompok prioritas penerima vaksin, dan jenis vaksinnya.

Selain itu, Permenkes ini menjelaskan kelompok prioritas yang mendapatkan vaksin Corona terlebih dahulu. Hal ini tertuang dalam Pasal 8 ayat (4):

Pasal 8

(4) Berdasarkan ketersediaan Vaksin COVID-19 sebagaimana dimaksud pada ayat (1), ditetapkan kelompok prioritas penerima Vaksin COVID-19 sebagai berikut:
a. tenaga kesehatan, asisten tenaga kesehatan, tenaga penunjang yang bekerja pada Fasilitas Pelayanan Kesehatan, Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian Negara Republik Indonesia, aparat hukum, dan petugas pelayanan publik lainnya;
b. tokoh masyarakat/agama, pelaku perekonomian strategis, perangkat daerah kecamatan, perangkat desa, dan perangkat rukun tetangga/rukun warga;
c. guru/tenaga pendidik dari PAUD/TK, SD, SMP, SMA, atau setingkat/sederajat, dan perguruan tinggi;
d. aparatur kementerian/lembaga, aparatur organisasi perangkat Pemerintah Daerah, dan anggota legislatif;
e. masyarakat rentan dari aspek geospasial, sosial, dan ekonomi; dan
f. masyarakat dan pelaku perekonomian lainnya

Red

 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *