30 October 2020
  • 30 October 2020
Breaking News

Jokowi: Indonesia Alami Obesitas Regulasi

By on 28 January 2020 0 175 Views

Jakarta, ROC – Joko Widodo atau Jokowi menghadiri penyampaian laporan tahunan Mahkamah Konstitusi (MK) 2019 di ruang sidang Pleno, Jakarta Pusat, Selasa (28/1). Dalam sambutannya, Jokowi menyampaikan saat ini Indonesia mengalami obesitas regulasi.

“Saya memperoleh laporan terdapat 8.451 peraturan pusat dan 15.985 perda. Kita mengalami hyper regulasi, obesitas regulasi,” kata Jokowi di Mahkamah Konstitusi, Jakarta Pusat, Selasa (28/1).

Hal tersebut, kata dia, akan menjerat aturan-aturan sendiri. Sehingga memperlambat perkembangan dan semakin terjebak dalam keruwetan peraturan.

“Harus disederhanakan sehingga kita memiliki kecepatan dalam memutuskan dan bertindak dalam merespons perubahan-perubahan dunia yang sangat cepat,” ungkap Jokowi.

1 dari 2 halaman

Sebab itu, Pemerintah saat ini sedang memangkas dengan cara merancang UU Omnibus Law. Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut menjelaskan, saat ini kedua UU ini sedang disiapkan dan akan diserahkan pada DPR.

“Berbagai ketentuan dalam puluhan UU akan dipangkas, disederhankan, dan diselaraskan. Omnibus lLaw perpajakan dan omnibus law cipta lapangan kerja saat ini sedang disiapkan dan akan segera disampaikan ke DPR,” ungkap Jokowi.

Jokowi juga berharap publik mendukung dengan adanya rancangan UU Omnibus Law tersebut. Hal tersebut untuk mewujudkan peraturan yang lebih efisien.

“Demi terwujudnya keadilan sosial demi seluruh rakyat Indonesia sebagaimana amanat konstitusi kita,” ungkap Jokowo.

2 dari 2 halaman

Dalam laporan tersebut dihadiri Ketua DPR Puan Maharani, Menko Polhukam Mahfud MD, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Menteri Agama Fachrul Razi.

Beberapa Ketum parpol juga hadir, seperti Presiden PKS Sohibul Iman, Ketum PAN Zulkifli Hasan, Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan. (Red/Merdeka)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *