30 October 2020
  • 30 October 2020
Breaking News
  • Home
  • Redaksi
  • Jokowi Bubarkan Gugus Tugas, Risma Bentuk Tim Baru Untuk Penanganan Covid-19

Jokowi Bubarkan Gugus Tugas, Risma Bentuk Tim Baru Untuk Penanganan Covid-19

By on 22 July 2020 0 121 Views

ROC – Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi membubarkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 nasional dan daerah.

Pembubaran itu tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) RI Nomor 82 Tahun 2020 tentang Komite Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan Pemulihan Ekonomi Nasional.

Menanggapi hal itu, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini telah menyiapkan tim baru untuk penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi di Kota Pahlawan.

Risma menginstruksikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Surabaya Hendro Gunawan membentuk tim baru yang bertugas menangani Covid-19 dan pemulihan ekonomi di Kota Pahlawan.

Tim tersebut merupakan gabungan dari beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Surabaya.

“Pak Sekda sudah tak minta bentuk, kita tetap bentuk (tim) karena tidak mungkin kalau Dinas Kesehatan (bekerja) sendiri itu tidak mungkin. Jadi kita tetap bentuk tim, tapi belum tahu apa namanya nanti,” kata Risma di Balai Kota Surabaya, Selasa (21/7).

Risma menilai, pembentukan tim penting untuk menyamakan persepsi agar koordinasi penanganan Covid-19 yang selama ini telah berjalan, tetap seirama.

“Supaya koordinasinya tetap, tetap sama. Jadi nanti misalnya memutuskan sesuatu, misalkan protokol di mal itu ya, tetap ada tim inti dari Bakesbang, Satpol PP, Dinas Kesehatan dan Dinas Perdagangan,” ujar Risma.

Risma menyebut, tim tersebut tak akan bekerja sendiri. Tim itu akan berdiskusi dengan sejumlah pihak terkait sebelum memutuskan sebuah kebijakan.

“Jadi enggak sendiri. Maksudnya kalau dilihat dari sisi perdagangan, dia mungkin atur transaksi saja. Tapi kalau dengan tim, maka diatur juga misalkan caranya antre kalau di dalam penuh, antrenya gimana di luar, begitu,” kata Risma.

Dalam pembentukan tim tersebut, Risma tetap melibatkan TNI dan Polri.

Menurutnya, TNI dan Polri memiliki peran penting dalma percepatan penanganan Covid-19 di Kota Surabaya.

“Kita selama ini tetap libatkan (TNI-Polri), sistem baru kita libatkan itu. Karena sebelumnya pun kita sudah begitu, sebelumnya tetap kita juga lakukan seperti itu,” ujar dia.

Risma juga menyebut, perekonomian di Surabaya sudah mulai bergerak dan berjalan dengan baik. Diapun akan mengevaluasi kondisi ekonomi di Surabaya secara berkala.

“Kalau ekonomi rasanya masing-masing sudah mulai jalan. Jadi evaluasi misalkan kemarin kayak PBB (Pajak Bumi dan Bangunan), bisa diangsur. Termasuk IMB (Izin Mendirikan Bangunan) itu juga sudah kita atur bagaimana pembayarannya,” kata Risma.

Saat ditanya kapan tim mulai berjalan, Risma meminta publik sabar menunggu.

“Sekarang masih dibahas, tapi yang jelas kita tetap koordinasinya sebagai tim,” kata Risma. (Red)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *