20 October 2020
  • 20 October 2020
Breaking News

Jokowi : Berada di Posisi 56, Transformasi Digital di Indonesia Masih Tertinggal

By on 4 August 2020 0 84 Views

ROC – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, transformasi digital di Indonesia masih kalah dari negara-negara di Asia Tenggara atau ASEAN.

Jokowi merujuk pada hasil survei Institute for Management and Development (IMD) yang menunjukkan Indonesia berada di posisi 56 dari 63 negara.

“Survei lembaga IMD (Institute for Management and Development) World Digital Competitiveness pada 2019, negara kita masih di peringkat 56 dari 63 negara ini. Memang kita di bawah sekali, lebih rendah dibandingkan dengan beberapa negara tetangga kita,” kata Jokowi saat membuka rapat terbatas tentang transformasi digital di Indonesia, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (3/8).

Adapun Thailand berada di posisi 40, Malaysia di posisi 26, dan Singapura di posisi kedua. Jokowi menekankan bahwa hal itu harus menjadi perhatian seluruh pihak untuk terus mengembangkan transformasi digital di Indonesia.

Untuk itu, ia mengatakan, pemerintah akan memperluas jejaring infrastruktur digital di seluruh Indonesia untuk mengejar ketertinggalan tersebut.

Jokowi menargetkan perluasan akses layanan internet di 12.500 desa serta kelurahan-kelurahan yang tersebar di seluruh Indonesia.

Selain itu, lanjut Presiden, pemerintah berencana memasifkan transformasi digital dalam keseluruhan layanan pemerintahan. Dengan demikiam transformasi digital yang dilakukan tidak sia-sia.

“Harus dipersiapkan betul road map transformasi digital di sektor strategis baik di pemerintahan, layanan publik, bantuan sosial, sektor pendidikan, sektor kesehatan, sektor perdagangan, sektor industri, sektor penyiaran,” papar Presiden.

“Jangan sampai infrastruktur digital yang sudah kita bangun justru utilitasnya sangat rendah,” lanjutnya.

(Red)

 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *