28 October 2020
  • 28 October 2020
Breaking News
  • Home
  • Redaksi
  • Jenderal Napoleon Diperiksa 12 Jam di Bareskrim Polri

Jenderal Napoleon Diperiksa 12 Jam di Bareskrim Polri

By on 26 August 2020 0 135 Views

Ket.gbr : Eks Kadiv Hubinter Irjen Napoleon Bonaparte setelah selesai menjalani pemeriksaan di Direktorat Tindakan Pidana Korupsi (Dit Tipikor) Bareskrim Polri, Selasa (25/8/2020), enggan berbicara banyak perihal jalannya pemeriksaan (foto.dok:Antara)

ROC – Mantan Kadiv Hubinter Polri Irjen Napoleon Bonaparte telah selesai menjalani pemeriksaan di Direktorat Tindakan Pidana Korupsi (Dit Tipikor) Bareskrim pada Selasa (25/8).

Sejak pukul 09.30 WIB, Napoleon harus menjalani pemeriksaan selama 12 jam lebih. Dengan mengenakan seragam lengkap, Napoleon bersama tim kuasa hukumnya terlihat berjalan menuju pintu ke luar Gedung Bareskrim Polri sekitar pukul 21.00 WIB, dan langsung menuju mobilnya berwarna hitam.

Meski dia sudah diperiksa sejak pukul 09.30 WIB tadi, namun ketika ditanyakan perihal jalannya pemeriksaan, Napoleon enggan berbicara banyak.

“Saya persilahkan nanti dijawab sama penasihat hukum saya yah,” kata Napoleon.

Jawaban serupa juga kembali diucapkan ketika ditanyakan oleh media seputar pemeriksaan yang sudah ia jalani tersebut.

“Saya sudah memberikan kuasa kepada penasihat hukum saya,” kata dia.

Sebelumnya, diketahui tersangka kasus Cassie Bank Bali, Djoko Tjandra, telah mengakui bahwa ia telah memberi suap terhadap Irjen Pol Napoleon Bonaparte dan Brigjen Pol Prastijo Utomo.

Hal itu diketahui berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan penyidik terhadap Djoko Tjandra selaku tersangka pemberi suap sejak pukul 09.30 WIB hingga 16.30 WIB, baru-baru ini, Senin (24/8).

“Yang bersangkutan (Djoko Tjandra) memang sudah mengakui itu, telah memberikan sebanyak uang tertentu pada para tersangka,” ungkap Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Awi Setiyono.

Awi mengemukakan setidaknya ada 55 pertanyaan yang diajukan penyidik kepada Djoko Tjandra. Adapun, fokus pertanyaan yang diajukan penyidik yakni berkaitan dengan aliran dana suap yang diberikan oleh Djoko Tjandra kepada para tersangka.

“Dari hasil pemeriksaan kami tidak bisa sampaikan secara keseluruhan apalagi terkait nominalnya karena kita masih berproses,” ujarnya. (red)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *