23 April 2021
  • 23 April 2021
Breaking News
  • Home
  • Redaksi
  • Jalani Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua, Jokowi: 250 Ribu Nakes di Indonesia Telah Menerima Vaksinasi

Jalani Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua, Jokowi: 250 Ribu Nakes di Indonesia Telah Menerima Vaksinasi

By on 27 January 2021 0 82 Views

Ket gbr: Presiden Joko Widodo (Jokowi) sesaat setelah menjalani Vaksinasi covid-19 dosis kedua, yang dilaksanakan di halaman Istana Merdeka Jakarta, hari ini Rabu (27/1).

ROC – Pagi ini, Presiden Joko Widodo atau Jokowi telah menerima suntikan vaksin Sinovac  dosis kedua vaksinasi Covid-19 pagi ini,  di halaman Istana Merdeka Jakarta, Rabu (27/1).

Pemberian dosis kedua vaksin Covid-19 ini masih dalam rangkaian vaksinasi perdana vaksin Sinovac.

Seperti vaksinasi covid-19 sebelumnya yang dilakukan 13 Januari 2021 silam, kali ini proses pemberian vaksin tahap kedua pada Jokowi juga disiarkan secara langsung.

“Seperti pada saat menerima vaksinasi pertama dua minggu lalu, yang kedua ini juga saya tidak merasakan apa-apa, biasa aja,” jelas Jokowi, sesaat setelah menerima suntikan vaksinasi sinovac Covid-19 tahap kedua.

Menurutnya, sudah sekitar 250 ribu tenaga kesehatan (nakes) di Indonesia yang telah menerima vaksinasi Covid-19 ini. Sehingga mereka bisa aman dan nyaman dalam menjalankan tugas mereka selama masa Pandemi Covid-19 ini. Sementara sekitar 182 juta masyarakat Indonesia akan menyusul bulan Februari mendatang.

“Ada sekitar 250 ribu nakes juga telah di vaksin, kalau vaksinasi untuk masyarakat, akan mulai dilaksanakan pada bulan Februari 2021, ada sekitar 182 juta masyarakat Indonesia yang akan divaksin, dan prosesnya diperkirakan akan berlangsung selama satu tahun kedepan,” ungkap Jokowi.

Sebelumnya, berdasarkan siaran pers Sekretariat Presiden, penyuntikan yang kedua kalinya ini dilakukan di Istana Merdeka dan disiarkan secara langsung melalui YouTube Sekretariat Presiden dan stasiun televisi.

Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartono mengatakan, penyuntikan kedua ini sesuai dengan jadwal vaksinasi Covid-19 yang sudah ditentukan.

“Rencananya Bapak Presiden akan menerima vaksin tahap kedua sesuai jadwal yang telah ditentukan,” ujar Heru, Selasa (26/1) kemarin.

Sementara itu, berdasarkan keterangan dalam Kartu Vaksinasi Covid-19 milik Jokowi yang diunggah di akun Instagram pribadinya @Jokowi, diketahui bahwa rencana pemberian suntikan dosis kedua vaksin CoronaVac akan dilaksanakan pukul 09.40 WIB.

Seperti diketahui, Jokowi menjadi orang pertama yang disuntik vaksin Covid-19 dan telah menerima suntikan vaksin CoronaVac yang diproduksi Sinovac Biotech Ltd pada hari Rabu  13 Januari 2021 lalu.

Saat itu, sebanyak 0,5 mililiter vaksin sudah diberikan kepada Jokowi.

Sebagaimana diketahui, vaksin CoronaVac membutuhkan dua kali penyuntikan masing-masing sebanyak 0,5 mililiter dengan jarak waktu 14 hari.

Sehingga pagi ini, Jokowi menerima suntikan sebanyak 0,5 mililiter vaksin yang sama.

Saat itu, dokter yang menyuntik adalah Wakil Ketua Dokter Kepresidenan sekaligus Staf Divisi Hematologi Onkologi Medik, RSUPN Dr Cipto Mangunkusumo (RSCM) Abdul Muthalib.

Selain Jokowi, sejumlah pejabat dan tokoh juga ikut menjalani vaksinasi perdana Covid-19 di Istana Merdeka.

Mereka berasal dari berbagai elemen masyarakat, baik pejabat, tokoh agama, petugas kesehatan, perwakilan pengusaha, perwakilan guru, artis, buruh hingga pedagang pasar.

Adapun, mereka adalah Ketua Umum PB IDI Daeng M Faqih, Sekjen MUI Amirsyah Tambunan, Kyai Ishomuddin dari PBNU, Panglima TNI Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Idham Azis dan artis Raffi Ahmad.

Selain itu ada Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Ketua PGRI Unifah Rasyidi serta perwakikan dari PGI, KWI, PHDI, Permabudhi dan Matakin.

Kemudian, ada pula Kepala BPOM Penny Lukito, Ketua Kadin Rosan Roeslani, Sekjen Ikatan Bidan Indonesia Ade Zubaedah, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito, Juru Bicara Vaksinasi Reisa Brotoasmoro.

Untuk perwakilan perawat ada Nur Fauzah, perwakilan buruh Agustini Setiyorini, dan Ibu Narti yang mewakili pedagang pasar.

Meski demikian, hingga saat ini pihak Istana belum memberikan keterangan lebih lanjut apakah para pejabat dan tokoh tersebut akan kembali menerima suntikan dosis kedua di Istana Merdeka.

Penyuntikan vaksin Covid-19 kepada Presiden Jokowi itu menandai dimulainya rangkaian vaksinasi untuk mengatasi pandemi di Indonesia.

Sebelumnya, Jokowi telah berulang kali menyatakan bakal menjadi orang pertama yang disuntik vaksin Covid-19.

Hal itu bertujuan membangun kepercayaan masyarakat terhadap vaksin Covid-19 yang disediakan pemerintah.

“Mungkin sehari atau dua hari setelah itu (izin penggunaan darurat vaksin terbit) langsung saya disuntik yang pertama vaksinnya. Kemudian dokter dan perawat, kemudian seluruh masyarakat,” kata Jokowi dalam acara pemberian bantuan modal kerja di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (6/1) lalu.

Adapun vaksin yang akan disuntikkan berupa vaksin Sinovac yang berasal dari China.

Pada Senin (11/1/2021), Badan Pengawas Obat dan Makanan telah mengeluarkan izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) untuk vaksin tersebut.

BPOM menyatakan, vaksin buatan Sinovac telah lulus uji keamanan dan keampuhan.

Tercatat, tingkat efikasi (keampuhan) dari vaksin Covid-19 buatan Sinovac sebesar 65,3 persen.

Angka tersebut telah melebihi ambang batas minimal yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yakni sebesar 50 persen.

Red

 

 

👉Terimakasih sudah membaca & membagikan link republik-online.com

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *