30 November 2020
  • 30 November 2020
Breaking News
  • Home
  • Redaksi
  • Ini Peringatan Iran ke Joe Biden, Presiden Terpilih Amerika Serikat

Ini Peringatan Iran ke Joe Biden, Presiden Terpilih Amerika Serikat

By on 10 November 2020 0 64 Views

Presiden Iran Rouhani peringatkan presiden terpilih AS Joe Biden. (DailyMail)

ROC — Presiden Iran memperingatkan presiden terpilih Joe Biden untuk mengompensasi kesalahan masa lalu Amerika dan memulihkan kesepakatan nuklir antara Teheran dengan negara-negara kuat dunia. Demikian laporan kantor berita pemerintah akhir pekan ini.

Komentar sekaligus peringatan Presiden Hassan Rouhani menandai tanggapan tertinggi dari Iran kepada Biden dan wakil presiden terpilih Kamala Harris yang memenangkan Pilpres AS pada 3 November.

“Sekarang telah muncul kesempatan bagi pemerintahan AS untuk mengompensasi kesalahan masa lalu dan kembali ke jalur yang benar, mematuhi perjanjian internasional melalui penghormatan terhadap norma-norma internasional,” ujar Rouhani dalam kutipan kantor berita IRNA.

Selain itu, diketahui di bawah Donald Trump, ketegangan antara AS dan Iran mencapai puncaknya awal tahun ini. Demikian dilansir dari DailyMail, Senin (9/11).

Salah satu langkah kebijakan luar negeri Trump yang memicu ketegangan adalah secara sepihak menarik diri  dari kesepakatan nuklir Iran yang dibuat pada 2018.

Kesepakatan menyatakan Teheran wajib membatasi pengayaan uranium dengan imbalan pencabutan sanksi ekonomi.

AS sejak itu memberlakukan kembali sanksi hukuman terhadap Iran hingga melumpuhkan ekonomi mereka yang kian terpukul oleh wabah corona.

Dalam upaya menekan Eropa guna menemukan jalan keluar dari sanksi, Iran perlahan meninggalkan batasan kesepakatan nuklirnya.

“Rakyat Iran dengan perlawanan heroik mereka terhadap perang ekonomi yang dipaksakan, membuktikan bahwa kebijakan tekanan maksimum AS pasti gagal,” kata Rouhani.

Biden sendiri berjanji untuk bergabung kembali dalam  perjanjian nuklir Iran 2015 bersama enam negara lainnya.

Kesepakatan disetujui oleh Washington ketika dia menjadi wakil presiden dengan syarat Iran mematuhi larangan nuklir.

Sementara itu, pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei sebelumnya mengatakan hubungan dengan Washington tidak akan berubah terlepas dari siapa pun yang memenangkan pemilihan presiden.

Menteri Luar Negeri Iran, Mohammed Javad Zarif kemarin juga mencuitkan bahwa dunia tengah menyaksikan apakah pemerintahan Biden akan menyimpang seperti  Trump dan bekerja sama dengan dunia internasional.

(red)

 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *