23 April 2021
  • 23 April 2021
Breaking News
  • Home
  • Redaksi
  • Ini Lima Arahan dari Jokowi untuk Penanganan Bencana di NTT dan NTB

Ini Lima Arahan dari Jokowi untuk Penanganan Bencana di NTT dan NTB

By on 6 April 2021 0 28 Views

Presiden Jokowi didampingi Mentri PUPR dan Menteri Kesehatan memberikan arahan terkait penanganan bencana banjir dan longsor yang terjadi di NTT dan NTB secara virtual dari Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (6/4). Foto: Biro Setpres RI.

ROC – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan beberapa arahan untuk menangani bencana alam banjir bandang dan longsor yang melanda Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

Presiden Jokowi memberikan lima arahan untuk mempercepat penanganan penanganan banjir bandang dan tanah longsor di kedua Provinsi tersebut.

Pertama, Jokowi meminta Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB), dibantu dengan Panglima TNI dan Kapolri mengerahkan tambahan personel untuk mempercepat operasi pencarian, evakuasi, dan penyelamatan (SAR) korban, di wilayah terisolir, seperti di gugus pulau di NTT.

“Saya minta kepada juga Menteri PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat), Pak menteri untuk mengerahkan alat-alat berat dari berbagai tempat dan jika jalur darat masih sulit ditembus, saya juga minta agar dipercepat pembukaan akses melalui laut maupun udara,” kata Jokowi dalam Rapat terbatas, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (6/4).

Kedua, Jokowi meminta Menteri Kesehatan untuk memastikan hadirnya layanan kesehatan untuk menangani korban yang memerlukan pertolongan medis dengan memperbanyak tempat-tempat pelayanan kesehatan di lapangan dan mempersiapkan rumah sakit. Dia juga menekankan untuk memperbanyak jumlah tenaga medis dan obat-obat yang diperlukan.

Ketiga, dia memerintahkan agar kebutuhan dasar dan logistik bagi para pengungsi bisa segera dipenuhi. Jokowi ingin pihak-pihak terkait mencari cara yang efektif agar bantuan-bantuan bisa segera sampai kepada pengungsi, mengingat bantuan sulit menjangkau tempat pengungsi karena cuaca ekstrem.

“Saya minta BNPB dan Pemda segera mendata titik pengungsian memastikan logistiknya, tendanya, dapur lapangannya untuk memenuhi kebutuhan dasar bagi para pengungsi juga kebutuhan untuk bayi dan anak-anak terutama air bersih dan MCK-nya (Mandi, Cuci, Kakus),” paparnya.

Keempat, Jokowi memerintahkan Menteri PUPR untuk mempercepat perbaikan infrastruktur yang rusak dan akses jalan bagi masyarakat. Pemerintah, katanya juga akan segera memulihkan aliran listrik, jaringan telekomunikasi, jaringan internet, serta mendistribusikan logistik dan bahan bakar minyak (BBM) sehingga bantuan dapat segera tersalurkan kepada korban bencana.

Terakhir, Jokowi meminta semua pihak untuk mengantisipasi bahaya lanjutan dari cuaca ekstrem yang diperkirakan masih akan terjadi di berbagai kawasan di Indonesia.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kata Jokowi, harus memastikan seluruh kepala daerah dan masyarakat dapat memantau serta mengakses prediksi cuaca dan iklim yang dikeluarkan BMKG untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan menghadapi risiko bencana.

Red

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *