26 March 2019
  • 26 March 2019
Breaking News

Ini Cara Majukan Potensi Pariwisata Berbasis Edukasi di Jabar

By on 27 July 2018 0 48 Views

Lembang, ROC – Sektor pariwisata merupakan salah satu sektor yang bisa dijadikan primadona di daerahnya sendiri. Selain dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat, juga dapat memberikan pemahaman edukasi bagi pengunjung jika pelaku usaha pariwisata bisa mengintegrasikannya.

Hal itu disampaikan Mayjen (Purn) DR. Ir. H. Suharno, MM calon anggota DPD-RI Dapil Jabar, ketika mengunjungi salah satu objek wisata di Lembang, Bandung, Jumat (27/7).

“Saya mencoba untuk berfikir, sector apa saja yang bisa menjadikan Jawa Barat bertambah makmur dan sejahtera, nah salah satunya ya sector pariwisata ini,” ujar Suharno, ketika ditemui republik-online.com di Floating Market Lembang.

Beliau mengatakan, jika dikelola secara baik dan professional, bukan tidak mungkin sector pariwisata ini dapat memberikan income yang aktif, baik untuk pelaku usaha, maupun warga sekitarnya. Suharno mencontohkan, seperti wisata di Lembang ini, terdapat arena rekreasi seperti agrowisata, hotel, pasar dan lainnya.

“Ini masih dapat ditingkatkan, dengan bekerjasama dengan petani dan peternak sekitar, misalkan ada sawah yang sedang digarap, ataupun peternakan hewan seperti sapi, kambing, unggas, dan ikan, pihak pengelola dapat melakukan tour atau wisata edukasi, bagaimana cara beternak yang baik, cara menanam padi atau palawija, belajar mencetak sawah dan lainnya,” terangnya.

Lanjutnya, sehingga dengan adanya program tersebut, bukan tidak mungkin akan muncul lima keuntungan sekaligus yang didapat, baik bagi pengusaha, petani dan peternak, warga sekitar, pengunjung, dan pemerintah daerah.

Keuntungan tersebut adalah, bagi pelaku usaha akan mendapatkan income yang aktif, bagi petani dan peternak pun selain mereka pekerjaannya mengurus padi dan ternak, juga dapat income dari pariwisatanya, bagi warga sekitar tentunya akan menumbuhkan ekonomi lain, seperti berjualan makanan, buah-buahan, sayuran yang merupakan hasil dari kearifan local disana, sedangkan untuk pemerintah daerah tentunya akan menaikkan pendapatan daerah, sedangkan bagi pengunjung, selain tujuan utama untuk berwisata, juga akan mendapatkan ilmu yang didapat dari agrowisata dan peternakan tersebut.

“Diharapkan dengan adanya symbiosis mutualisme tersebut, akan mencetak petani dan peternak pada generasi selanjutnya, dan diharapkan agar generasi penerus dapat memaksimalkan lahan kritis dan mencetak lebih banyak lagi sawah dan perkebunan serta peternakan, sehingga Jawa Barat akan kembali berjaya, makmur dan barokah sebagai daerah swasembada pangan dan agraris,” pungkasnya. [RedROC]

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *