23 February 2020
  • 23 February 2020
Breaking News
  • Home
  • Nasional
  • Ini 5 Makanan Mengandung Plastik yang Bikin Heboh

Ini 5 Makanan Mengandung Plastik yang Bikin Heboh

By on 10 December 2019 0 50 Views

Jakarta, ROC – Makanan mengandung plastik tentu sangat membahayakan kesehatan. Beberapa makanan ini sempat menghebohkan masyarakat lantaran diklaim terdapat kandungan plastik.

Baru-baru ini nata de coco tengah santer diperbincangkan karena didapati sebagai makanan yang mengandung plastik. Selain nata de coco, ada beberapa makanan yang juga terbukti mengandung plastik.

Beberapa makanan mengandung plastik tersebut ada diantaranya seperti telur ayam, beras, gorengan hingga bihun. Makanan tersebut terbukti mengandung plastik setelah diujicoba dengan cara dibakar.

Saat dibakar, makanan tersebut tampak menyala dan menimbulkan asap dan cairan hitam. Berikut 5 makanan mengandung plastik yang menghebohkan tersebut:

1. Telur Ayam

Telur sempat sempat menghebohkan masyarakat karena diklaim sebagai makanan mengandung plastik. Peristiwa tersebut terjadi di peternakan ayam yang ada di Jawa Timur tepatnya di daerah Bangun dan Tropodo. Menurut penelitian, ayam-ayam yang ada di sana mencari makan di antara gundukan sampah plastik.

Makanan mengandung plastik itu telah dibenarkan oleh para peneliti. Menurut mereka telah ditemukan bahan kimia terlarang yang sangat berbahaya seperti dioksin, dan PSOF yang sangat sulit untuk diuraikan. Selain itu masih banyak senyawa kimia yang bisa membahayakan kesehatan jika benar-benar tertelan di dalam tubuh.

Bahkan penelitian ini menemukan telur ayam yang berasal dari peternakan di Tropodo Jawa Timur merupakan makanan mengandung plastik yang memiliki kadar dioksin tertinggi kedua di antara telur-telur yang ada di Asia lainnya. Kejadian ini tentu meresahkan masyarakat khususnya yang ada di Jawa Timur. Oleh karena itu, gubernur Jawa Timur, Khofifah turut menangani kasus ini.

2. Beras

Makanan mengandung plastik ini juga lebih meresahkan masyarakat. Itu karena jenis makanannya merupakan makanan pokok, yaitu beras plastik. Fenomena beras plastik pernah terjadi di beberapa daerah di Indonesia dan menjadi viral. Salah satunya terjadi di desa Motongkad kabupaten Bolaang Mongondow Timur. Diketahui bahwa makanan tersebut mengandung beras berawal dari masyarakat itu sendiri.

Saat itu masyarakat sekitar mendapat sumbangan berupa beras dari Program Beras Sejahtera (Ranstra). Saat menerima beras tersebut, masyarakat merasakan ada hal yang aneh. Pasalnya beras tersebut berbeda dengan beras yang biasa ia beli di warung. Beras itu tidak memiliki aroma layaknya beras pada umumnya. Saat dipegang, beras itu juga terasa sangat licin.

Kecurigaan bahwa makanan itu mengandung plastik setelah salah satu warga memasak beras tersebut. Saat memasak, ada beras yang terjatuh ke api. Ketika dilihat, beras itu justru menyala seperti plastik yang sedang terbakar. Kemudian masyarakat membuktikannya lagi melalui cara lain. Beras tersebut disangrai dan benar saja, beras itu menimbulkan busa dan asap seperti plastik.

3. Gorengan

Mungkin kamu terkejut begitu mendengar gorengan juga tak luput dari kandungan plastik. Makanan yang mengandung plastik ini sempat menghebohkan masyarakat di Binjai, Sumatera Utara. Gorengan plastik tersebut banyak dilakukan oleh pedagang gorengan di kota Binjai. Kejadian ini berawal dari salah satu warga yang melihat langsung proses penggorengan menggunakan plastik tersebut.

Awalnya salah satu warga meminta anaknya untuk membeli gorengan di dekat rumahnya. Saat menunggu pesanan, anak tersebut dibuat terkejut dengan cara pedagang tersebut memasak. Pasalnya dalam wajan tempat ia menggoreng makanan, terdapat campuran plastik yang sudah mendidih dan hampir larut dalam minyak.

Setelah mendapatkan pesanannya, anak tersebut kemudian membawa pulang gorengan. Ia pun langsung menceritakan apa yang ia lihat kepada ayahnya. Untuk membuktikan akhirnya, sang ayah langsung membakar gorengan tersebut. Sontak mereka terkejut begitu melihat gorengan tersebut terbakar dan mengeluarkan asap berwarna hitam juga meneteskan cairan berwarna hitam.

4. Bihun

Beberapa waktu lalu sempat heboh sebuah video yang memperlihatkan orang yang tengah membakar bihun. Bihun tersebut dibakar lantaran diklaim sebagai sebagai makanan yang mengandung plastik. Kejadian ini berawal ketika salah seorang membeli bihun dengan merek Superior Putri Jagung. Namun, orang tersebut merasa ada hal yang aneh karena bihun itu tidak dapat dipotong.

Berkali-kali ditarik bihun tersebut juga tak kunjung lepas. Bahkan ketika digunting sekalipun juga terasa sulit. Ia mengatakan membeli bihun dari salah satu supermarket di Bandung. Orang dalam video mengatakan bahwa teksturnya lebih keras dibandingkan dengan benar kenur. Karena curiga bahwa makanan tersebut mengandung plastik, akhirnya ia membakar bihun itu.

Ketika dibakar, bihun tersebut langsung terbakar dengan cepat. Bihun dengan merek yang telah disebutkan itu akhirnya ditarik dari pasar. Melalui website resmi Badan POM juga tertulis adanya kandungan plastik dalam bihun. Hal tersebut juga dibenarkan oleh pedagang yang ada di pasar. Mereka mengatakan bahwa bihun dengan merek tersebut telah terbukti mengandung plastik.

5. Nata de Coco

Makanan mengandung plastik yang satu ini sedang menghebohkan masyarakat.Makanan mengandung plastik tersebut adalah nata de coco. Nata de coco adalah makanan seperti jelly dengan tekstur yang kenyal dan terbuat dari fermentasi air kelapa. Biasanya makanan ini digunakan untuk campuran minuman segar dan sangat disukai oleh anak-anak.

Sayangnya, makanan tersebut kini diisukan tercemar lantaran terdapat kandungan plastik yang bisa membahayakan kesehatan tubuh. Kabar ini langsung ditanggapi oleh Badan POM dan membantah adanya kandungan plastik pada nata de coco. Hal tersebut disampaikan melalui situs resminya. Menurut Badan POM, dalam pembuatan nata de coco akan dimasukkan jutaan benang selulosa.

Benang tersebut yang nantinya akan menyimpan banyak cairan. Jika nata de coco ditekan maka akan keluar banyak cairan dan hanya meninggalkan serat selulosa saja. Serat itulah yang diklaim masyarakat sebagai plastik. Padahal serat tersebut mengandung serat pangan tinggi yang dapat memperlancar pencernaan.

(Red/Detik)

 

 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *