23 April 2021
  • 23 April 2021
Breaking News
  • Home
  • Redaksi
  • Ibu Kota China Lockdown Parsial, Setelah Mencatat Kasus Virus Corona

Ibu Kota China Lockdown Parsial, Setelah Mencatat Kasus Virus Corona

By on 20 January 2021 0 83 Views

Ket gbr: ilustrasi virus corona. 

ROC – Pemerintah ibu kota China, Beijing, menerapkan lockdown parsial setelah mereka mencatatkan kasus virus corona.

Otoritas kesehatan setempat melaporkan adanya tujuh infeksi Covid-19, termasuk enam yang berada di Distrik Daxing.

Sebanyak 1,6 juta penduduknya pun dilarang pergi sebelum mendapat izin khusus, dan harus menyertakan bukti negatif corona.

Pemerintah setempat melarang pertemuan lebih dari 50 orang, dan mengimbau agar pernikahan ditunda dan upacara pemakaman tak dihadiri orang banyak.

Lockdown parsial itu juga menginstruksikan anak usia taman kanak-kanak, sekolah dasar, hingga SMP untuk belajar dari rumah.

Selain Daxing, setidaknya lima kawasan yang bersebelahan dengan distrik itu juga diminta untuk tidak bepergian.

Dilansir AFP Rabu (20/1/2021), di saat negara lain masih berjibaku, China sudah menekan angka penyebaran virus corona.

Jika ada kasus kecil terdeteksi, maka otoritas lokal akan melakukan tes massal, menerapkan lockdown, dan memindahkan ribuan orang ke fasilitas karantina.

Hingga Rabu, “Negeri Panda” sudah mencatat 103 kasus baru Covid-19, termasuk tujuh yang berada di ibu kota Beijing.

Mulai meningkatnya angka infeksi membuat pemerintah waspada, terlebih menjelang perayaan Tahun Baru Imlek pada bulan depan.

Di Provinsi Jilin, karantina wilayah diberlakukan setelah seorang penjual menginfeksi setidaknya ratusan penduduk setempat.

Sementara di Provinsi Heilongjiang, sebanyak 16 pejabat sudah ditegur karena “tidak menjalankan tugasnya dengan baik”.

Mereka dinilai lalai mencegah adanya klaster baru virus corona di sana, seperti diwartakan Heilongjiang Daily. Red

 

 

👉Terimakasih sudah membaca & membagikan link republik-online.com

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *