30 September 2020
  • 30 September 2020
Breaking News
  • Home
  • Redaksi
  • Heli TNI AD MI-17 Jatuh Di Pegunungan Papua, 11 Senjata Raib

Heli TNI AD MI-17 Jatuh Di Pegunungan Papua, 11 Senjata Raib

By on 15 February 2020 0 285 Views

ROC — Berdasarkan laporan yang diterima dari tim yang melakukan evakuasi di kawasan Pegunungan Mandala, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, lokasi jatuhnya heli TNI AD MI-17, Panglima Kodam XVII/Cenderawasih, Mayor Jenderal TNI Herman Asaribab, menyatakan, ada 11 senjata api (senpi) dari berbagai jenis tidak ditemukan tim yang melakukan evakuasi di kawasan tersebut.

“Memang benar dari laporan tim evakuasi yang diterima, terungkap senpi yang dibawa korban tidak ditemukan,” kata Asaribab, di Jayapura, Sabtu (15/2).

Asaribab mengatakan ada 11 senjata organik TNI AD yang diperkirakan kemungkinan dibawa masyarakat yang berburu. Pihak TNI akan melakukan pendekatan agar senjata dikembalikan.

“Kami akan melakukan pendekatan agar ke 11 pucuk senpi itu segera dikembalikan,” ujarnya.

Senpi yang hilang di antaranya 7 jenis senapan serbu SS-1, tiga pistol dan satu pelontar granat alias GLM.

Untuk diketahui, Heli M-17 hilang kontak pada Jumat, tanggal 28 Juni 2019 lalu, saat terbang dari Bandara Oksibil, Papua. Helikopter saat itu terbang menuju Bandara Sentani, Jayapura. Helikopter mengangkut 12 orang, terdiri atas 7 orang kru dan 5 personel Satgas Yonif 725/Woroagi.

“Heli ini digunakan dalam misi pengiriman logistik ke pos udara pengamanan perbatasan (pammtas) di Distrik Okbibab, Pegunungan Bintang,” pungkas Herman Asaribab.

(idj/idj)
Foto/Antara

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *