23 April 2019
  • 23 April 2019
Breaking News

Harga Gabah Anjlok Petani Jember Geram

By on 1 April 2019 0 34 Views

JEMBER, ROC – Pemerintah Kabupaten Jember melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekertaris Daerah Arismaya Parahita, memberikan saran kepada petani agar bisa menahan penjualan gabah hingga harga kembali normal.

“Jika petani mau berkelompok dan menguatkan secara kelembagaan, dia bisa menunda dulu,” ujar Arismaya di Pendapa Wahya Wibawa Graha.

Arismaya Parahita mengatakan bahwa, penurunan harga gabah yang diakibatkan oleh panen raya. Kondisi ini terjadi sejak dua minggu yang lalu.

Koordinator Forum Komunikasi Petani Jember mengungkapkan, bahwa harga gabah saat ini di kisaran Rp. 3.000 hingga Rp. 3.500

Harga gabah kering itu, menurutnya terjun bebas dari harga semestinya yang mencapai Rp. 3.700 ditingkat petani.

“Harga pakan ternak katul lebih mahal dari harga padi, seharga Rp. 3.400 – Rp. 3.500 rupiah yang halus. Sedangkan harga gabah Rp. 2.500 – Rp. 3.000 rupiah. Baru pertama kali ini harga katul lebih mahal dari gabah padi,” katanya.

FKPJ menyampaikan aspirasinya di Pendapa Wahya Wibawa Graha terkait masalah harga gabah. Penyampaian aspirasi ini disertai dengan penyerahan tanaman padi yang diterima langsung oleh Arismaya Parahita.

Ia dan perwakilan petani yang menyampaikan aksi berharap kepada Pemerintah untuk bisa mengembalikan harga gabah seperti semula.

Para petani menilai bahwa penurunan harga gabah di akibatkan Bulog yang tidak mau membeli gabah petani, dengan alasan kualitas gabah yang dihasilkan petani kurang bagus.

Oleh karena itu, Pemerintah diharapkan untuk berkomunikasi dengan Bulog agar mau menyerap gabah milik petani.

Terkait denga permintaan itu, Arismaya Parahita berjanji akan berkoordinasi dengan Bulog untuk mencari jalan keluarnya yang terbaik. Ia berharap agar petani meningkatkan kualitas gabahnya. (AH/HP)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *