31 October 2020
  • 31 October 2020
Breaking News
  • Home
  • Redaksi
  • Genteng Sekitar Flyover Tapal Kuda Akan di Warnai Senada, Bakal ada JPO dan Lift, Walikota : Tunggu Arahan Anies

Genteng Sekitar Flyover Tapal Kuda Akan di Warnai Senada, Bakal ada JPO dan Lift, Walikota : Tunggu Arahan Anies

By on 21 August 2020 0 115 Views

Pemprov DKI.

ROC – Wali Kota Jakarta Selatan, Marullah Matali masih menunggu detail rencana pengecatan genteng rumah-rumah di sekitar flyover Tanjung Barat dan Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta. Menurutnya, sosialisasi belum bisa dilakukan lantaran belum ada rencana detail pengecatan genteng.

“Masih menunggu arahan Pak Gubernur, (saat ini) belum ada detailnya,” kata Marullah saat dihubungi, Jumat (21/8).

Marullah mengatakan, belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut kepada warga tentang rencana pengecatan genteng di sekitar flyover Lenteng Agung dan Tanjung Barat.

Namun, ia menyebutkan rencana pengecatan genteng rumah warga pada dasarnya untuk membantu memperbaiki dan memperindah.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, genteng rumah warga di sekitar jalan layang (flyover) Tanjung Barat dan Lenteng Agung, Jakarta Selatan bakal diwarnai menjadi satu warna. Hal ini agar jalan layang tersebut terlihat estetikanya ketika disorot dari udara.

Pernyataan tersebut dilontarkan Anies dalam rapat pimpinan terkait progres pembangunan simpang tak sebidang yang diunggah di Akun Youtube.

“Nanti ini akan begini terus fotonya bertahun-tahun ke depan. Wali Kota bicarakan dengan rumah-rumah di sini gentengnya dicatin semua, pak. Jadi kita obrolin dari sekarang,” kata Anies dalam video rapat tersebut

Anies meminta agar Wali Kota Jakarta Selatan Marullah Matali untuk membicarakan pewarnaan genteng tersebut dengan warga sekitar.

“Nantinya, untuk warna genteng akan ditentukan oleh Pemprov DKI Jakarta,” tambahnya.

Salah seorang warga di sekitar flyover Lenteng Agung, Kahfi (52) mengatakan dirinya menerima rencana pengecatan genteng rumah selama masih bertujuan untuk memperindah lingkungan.

Namun, ia meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk membiayai rencana kegiatan pengecetan genteng. Jika harus membiayai kegiatan pengecatan sendiri, ia mengaku tak sanggup.

“Bagusnya sih semua biaya pengecatan ditanggung pemerintah. Kalau saya kan kerjanya pas ada kerjaan. Gajinya saya enggak bulanan. Mana lagi Covid-19 gini, kerjaan susah,” kata Kahfi.

Di Tengah Flyover Tanjung Barat dan Lenteng Agung, bakal ada JPO dan lift

Sebelumnya diberitakan, selain rencana pengecetan genteng rumah warga agar terlihat senada, jembatan penyeberangan orang (JPO) juga akan dibangun di tengah flyover Tanjung Barat dan Lenteng Agung, Jakarta Selatan.

“Flyover double u turn ini akan dilengkapi juga dengan jembatan penyeberangan orang (JPO) sebagai sarana bagi penyeberang jalan yang akan melintasi rel kereta api,” ujar Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho saat dihubungi, Rabu (5/8) lalu.

Hari menyebutkan, letak JPO akan searah dan sejajar di tengah flyover double u turn yang bentuknya menyerupai tapal kuda jika dilihat dari udara.

“Di tengah-tengah flyover, akan dibangun JPO yang dilengkapi dengan lift,” katanya.

Hari menambahkan, saat ini pihaknya telah menyiapkan konstruksi JPO. Proyek pembangunan flyover di Lenteng Agung dan Tanjung Barat direncanakan selesai pada November 2020.

Pembangunan dua flyover tersebut diharapkan bisa membantu pengendara terhindar dari kecelakaan dan mengurai simpul kemacetan di jalur pelintasan KA Lenteng Agung dan Tanjung Barat.

“Untuk pembangunan Flyover Tanjung Barat sampai saat ini progresnya telah mencapai 66 persen,” kata Wali Kota Jakarta Selatan, Marullah dalam keterangan tertulis, Selasa (5/8) lalu.

Flyover Tanjung barat mempunyai panjang total 1.120 meter, dengan rincian sisi selatan 470 meter, sisi utara 580 meter dengan lebar 8 meter dan masing-masing flyover setinggi 6,5 meter.

Sementara itu, flyover Lenteng Agung mempunyai panjang total 880 meter, di sisi barat depan Kampus IISIP Jakarta 430 meter dan sisi timur 450 meter.

Pembangunan flyover Tanjung Barat dan Pasar Minggu mulai dilakukan sekitar bulan Oktober 2019.

Pembangunan flyover tersebut berdasarkan lelang dan telah dimenangkan PT Jakon (flyover Tanjung Barat), PT PP ( flyover Lenteng Agung).

(red)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *