30 October 2020
  • 30 October 2020
Breaking News
  • Home
  • Redaksi
  • Gelar OTT : KPK di Kaltim Tangkap Bupati Kutim dan Amankan Kepala Bapeda, Kantor Bupati Disegel

Gelar OTT : KPK di Kaltim Tangkap Bupati Kutim dan Amankan Kepala Bapeda, Kantor Bupati Disegel

By on 3 July 2020 0 144 Views

ROC – Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango mengonfirmasi penangkapan Bupati Kutai Timur Ismunandar dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK, Kamis (2/7).

“Benar (yang ditangkap Bupati Kutai Timur Ismunandar),” kata Nawawi saat dikonfirmasi, pada Jumat pagi (3/7).

Nawawi mengatakan, dalam OTT tersebut, KPK juga mengamankan istri Ismunandar serta Kepala Bappeda.

“Semalam kita amankan bupati beserta istrinya dan seorang kepala Bappeda dari sebuah hotel di Jakarta,” ujar Nawawi.

Nawawi menambahkan, KPK juga mengamankan sejumlah pihak di Samarinda dan Kalimantan Timur.

Sementara itu, Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan, Ismunandar ditangkap atas dugaan penyuapan terkait pengadaan barang dan jasa.

“Betul tadi malam 19.30 ada giat tertangkap tangannya para pelaku korupsi berupa menerima hadiah atau janji dalam pengadaan barang dan jasa di salah satu kabupaten di wilayah Kalimantan Timur,” kata Firli.

Firli mengatakan, informasi lengkap terkait operasi tangkap tangan tersebut akan disampaikan lebih lanjut.

“Kami akan sampaikan semuanya setelah pengumpulan keterangan dan barang bukti selesai,” ucap Firli.

Kantor bupati Kutai Timur disegel

Dari beberapa sumber informasi yang dihimpun, dikabarkan pasca operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) yang terjadi pada beberapa pejabat dan Bupati Kutai Timur Ismunandar tersebut, saat ini kantor Bupati Kutai Timur, Kalimantan Timur, disegel sejak Kamis (2/7) sekitar pukul 10.00 Wita.

Penyegelan tak hanya dilakukan di Kantor Bupati Kutim dan di rumah jabatan Bupati Kutim. Tetapi, juga beberapa ruangan di kantor Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), yakni di ruang kepala kantor dan ruang Kabid Perbendaharaan.

Selain itu, ruang kerja Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kutim juga terlihat disegel dengan tali plastik bertuliskan KPK RI. Semua bangunan yang disegel berada di kawasan pemerintahan Bukit Pelangi.

Tak ada yang boleh memasuki kantor tersebut. Bahkan, petugas jaga (Satpol PP) yang biasanya duduk di meja penerima tamu terpaksa duduk di teras kantor saja.

“Tak ada yang diperbolehkan masuk ke dalam gedung ini. Pokoknya 1 x 24 jam. Biar kami juga enggak berani masuk. Karena pesannya mereka enggak ada yang boleh masuk. Mereka sudah pasangi alat. Jadi kalau ada yang masuk ketahuan,” ungkap salah seorang petugas Satpol PP yang berjaga.

Menurut informasi yang diterima, di dalam kantor tersebut, pintu ruang kerja Bupati Kutai Timur Ismunandar disegel oleh KPK.

Ini terlihat dari kertas berperekat yang dipasang di pintu dengan tulisan “Ruangan Ini dalam Pengawasan KPK RI”.

“Ndak ada yang dibawa dari ruang kerja Bupati. Hanya disegel saja dan dipesani ndak ada yang boleh masuk. Pokoknya seluruh gedung ini sudah dalam pengawasan. Jadi enggak boleh ada yang masuk sama sekali,” ungkap petugas lainnya.

Di teras tersebut, terlihat enam petugas Satpol PP yang berjaga. Mereka semua hanya duduk di teras. Portal masuk yang biasanya terbuka pun malam tadi ditutup semua. Mulai dari portal masuk menuju teras kantor Bupati Kutai Timur serta dua portal lainnya yang merupakan akses masuk area parkir gedung kantor.

 

(idj/idj)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *