30 November 2020
  • 30 November 2020
Breaking News
  • Home
  • Redaksi
  • Fokus pada Ujaran Kebencian, jadi Alasan Polisi Tangkap Penghina Moeldoko

Fokus pada Ujaran Kebencian, jadi Alasan Polisi Tangkap Penghina Moeldoko

By on 22 October 2020 0 97 Views

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigadir Jenderal Awi Setiyono saat memberikan keterangan pers.

ROC — Kepolisian RI telah menetapkan Muhammad Basmi, pelaku yang diduga menghina Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko, sebagai tersangka. Ia sebelumnya ditangkap di daerah Koja, Jakarta Utara, pada Minggu (18/10).

“Jadi yang bersangkutan dilakukan pemeriksaan dan sudah 1×24 dilakukan penahanan,” ucap Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigadir Jenderal Awi Setiyono melalui konferensi pers daring pada Senin (19/10).

Awi mengatakan, Basmi ditangkap karena melakukan ujaran kebencian. Alhasil, ia pun menampik jika polisi menangkap dan menahan Basmi lantaran alasan dugaan menghina Moeldoko semata.

“Kami bukan fokus di kasus Pak Moeldokonya. Tapi yang bersangkutan ditangkap terkait dengan ujaran kebencian,” ujar Awi.

Penangkapan terhadap Basmi berdasarkan laporan polisi dengan nomor LP/A/590/X/2020/BARESKRIM, tertanggal 17 Oktober 2020. Awi menyebut bahwa pihaknya masih mendalami motif Basmi yang mengaku ingin memperbaiki bangsa Indonesia dan menuangkan ide-ide pikirannya ke media sosial.

Dari Basmi, Polri menyita barang bukti di antaranya satu unit telepon genggam beserta sim card, dan akun Facebook. Ia pun disangkakan Pasal 28 Ayat (2) UU ITE, dan atau penghinaan sesuai Pasal 207 KUHP terkait dugaan ujaran kebencian berbau SARA. (red)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *