26 March 2019
  • 26 March 2019
Breaking News
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Fahri Minta Pengadilan Eksekusi RP 30 Miliar, Karena PKS Tak Ada Itikad Baik

Fahri Minta Pengadilan Eksekusi RP 30 Miliar, Karena PKS Tak Ada Itikad Baik

By on 24 January 2019 0 56 Views

JAKARTA, Roc – Perseteruan Fahri Hamzah dengan PKS makin seru. Mahkamah Agung telah mengirim surat putusan inkrah dari Mahkamah Agung (MA) yang dimenangkan Fahri. Menindak lanjuti Putusan Kasasi MA, Fahri Hamzah melakukan sejumlah tindakan terhadap PKS.

Fahri melalui Ketua Tim Kuasa Hukumnya, Mujahid A. Latief, S.H., M. H., menyampaikan bahwa pihaknya telah mengirimkan beberapa surat kepada PKS.

“Pasca diterimanya salinan putusan dari MA kami telah mengirimkan surat kepada PKS agar segera melaksanakan isi Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan secara sukarela,” kata Mujahid.

Upaya tersebut dilakukan sebagai bentuk itikad baik agar PKS menaati putusan pengadilan. Namun, Mujahid menyayangkan sikap PKS yang tidak merespon atau memberikan tanggapan.

“Karena surat tersebut tidak mendapat tanggapan, maka pada tanggal 16 Januari kemarin kami telah mengirimkan surat somasi dan memberikan waktu sampai besok“ Mujahid melanjutkan.

“Hari ini (Rabu 23/1) Surat Keterangan Inkracht sudah keluar, karena PKS tidak menyambut baik surat kami, maka secara resmi besok (24/1/2019) kami akan mengirimkan surat permohonan eksekusi kepada Pengadilan Negeri Jakarta Selatan” kata Mujahid.

“Berdasarkan ketentuan hukum acara, setelah surat permohonan diterima maka pengadilan akan memberikan peringatan (aanmaning) kepada para pihak untuk melaksanakan isi putusan dalam jangka waktu selama-lamanya 8 hari. Jadi kita tunggu saja, jika tetap tidak melaksanakan maka kami akan mengajukan sita eksekusi (executorial beslag) terhadap harta kekayaan mereka” imbuhnya.

Sebagaimana diketahui dengan ditolaknya Permohonan Kasasi PKS oleh Mahkamah Agung, maka Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Nomor 214/Pdt.G/2016/PN.Jkt.Sel telah berkekuatan hukum tetap (inkracht van gewijsde) dan dapat dilaksanakan, yang salah satu amarnya adalah mewajibkan PKS membayar ganti kerugian immaterial kepada Fahri Hamzah sebesar 30 milyar.

Fahri sendiri berkali-kali mengatakan bahwa dana 30 Milyar tersebut tidak akan dimanfaatkan untuk kepentingan pribadinya melain untuk kepentingan kader PKS dalam memperbaiki akibat kerusakan yang diakibatkan oleh perilaku pimpinan PKS. [spy]

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *