26 November 2020
  • 26 November 2020
Breaking News
  • Home
  • Redaksi
  • Fadli Zon : Penolak UU Cipta Kerja, jangan Kritik DPR Terus, Harusnya ke Presiden

Fadli Zon : Penolak UU Cipta Kerja, jangan Kritik DPR Terus, Harusnya ke Presiden

By on 22 October 2020 0 245 Views

Anggota DPR dari Fraksi Gerindra, Fadli Zon

ROC – Anggota DPR dari Fraksi Gerindra, Fadli Zon menilai kritik terhadap Undang-Undang Cipta Kerja salah sasaran jika diarahkan kepada partai politik.

“Sistem kita presidensil, kekuasaan di tangan presiden. Yang paling bertanggung jawab terhadap undang-undang ini tentu saja presiden,” kata Fadli dalam diskusi Forum Jurnalis Politik, Kamis (22/10).

Fadli mengatakan, nasib UU Cipta Kerja diteruskan atau tidak tergantung Presiden Joko Widodo atau Jokowi. UU Cipta Kerja, kata dia, bisa dibatalkan atau ditunda jika Jokowi menerbitkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang atau perpu.

Jika kritik diarahkan ke parpol, Fadli menilai akan merepotkan. Sebab, partai politik merupakan pilar demokrasi.

“Jadi bukan mengarahkan demo ke parpol dong. Yang menentukan itu di Istana. Bukan parpol,” ujarnya.

Pemerintah telah memastikan akan melanjutkan UU Cipta Kerja di tengah ramainya penolakan atas aturan ini. Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyebut Jokowi segera meneken UU Cipta Kerja. Menurut Moeldoko, Presiden Jokowi juga terus berkomunikasi dengan kelompok-kelompok yang menolak.

Adapun Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) masih berupaya menuntut DPR melakukan legislative review. Berdasarkan ketentuan Pasal 20 ayat 1 UUD 1945, DPR memegang kekuasaan membentuk undang-undang, sehingga DPR berwenang membuat sebuah UU baru untuk membatalkan UU Cipta Kerja melalui proses legislative review.

“UUD 1945 pasal 22A yang kemudian melegitimasi mendelegasikan ke dalam UU PPP Nomor 15 Tahun 2015 memungkinkan legislative review, gunakanlah hal itu. Kami mohon mewakili kami, buruh dan rakyat di Indonesia,” kata Presiden KSPI Said Iqbal dalam konferensi pers virtual, Rabu, (21/10). (red)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *