7 July 2020
  • 7 July 2020
Breaking News
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Eks Anggota TNI Ruslan Buton Ditangkap Atas Pernyataan Terbukanya, Minta Presiden Jokowi Mundur

Eks Anggota TNI Ruslan Buton Ditangkap Atas Pernyataan Terbukanya, Minta Presiden Jokowi Mundur

By on 1 June 2020 0 86 Views

Foto: Mantan anggota TNI Ruslan Buton (kemeja putih), saat diamankan personel gabungan TNI-POLRI (Istimewa)

Jakarta, ROC — Seperti diketahui, sebelumnya beredar di media sosial nama Ruslan Buton, yang merupakan mantan perwira menengah di Yonif RK 732/Banau dengan pangkat terakhirnya Kapten Infanteri. Ruslan Buton viral karena pernyataannya melalui rekaman suara yang secara terbuka meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mundur dari jabatannya. Pernyataan terbuka itu kemudian beredar di media sosial.

Atas hal tersebut, Ruslan Buton kemudian ditetapkan sebagai tersangka, ditangkap dan saat ini ditahan di Rutan Bareskrim Sulawesi Tenggara.

Adapun kronologis penangkapannya, Ruslan dikabarkan di tangkap di Jalan Poros, Pasar Wajo Wasuba Dusun Lacupea, Desa Wabula 1, Kecamatan Wabula, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara pada Kamis (28/5) lalu. Saat proses penangkapan, Ruslan tidak melakukan perlawanan.

‎Penangkapan dilakukan oleh tim gabungan Satgassus Merah Putih bersama Polda Sulawesi Tenggara dan Polres Buton ini karena adanya laporan yang masuk ke SPKT Bareskrim Polri dengan nomor LP/B/0271/V/2020/BARESKRIM tanggal 22 Mei 2020.

Secara terpisah Kabid Humas Polda Sultra AKBP Ferry Walintukan menjelaskan ‎dalam penangkapan itu, tim menyita sebuah telepon genggam beserta SIM card dan satu kartu tanda penduduk (KTP) milik Ruslan Buton.

Dari hasil pemeriksaan awal pelaku mengaku rekaman suara yang meminta Presiden Jokowi mundur itu adalah benar suaranya sendiri.

“Rekaman dibuat tanggal 18 Mei 2020, direkam menggunakan barang bukti (telepon genggam) milik pelaku,” kata Ferry.

Usai merekam suara pelaku kemudian menyebarkannya ke grup WhatsApp (WA) Serdadu Eks Trimatra hingga akhirnya viral. Kini kasus ditangani Mabes Polri, sementara Polda Sultra dan jajaran hanya mendampingi penangkapan.

Diketahui, Ruslan membuat pernyataan terbuka kepada Presiden Joko Widodo dalam bentuk video dan viral di media sosial pada 18 Mei 2020. Ruslan menilai tata kelola berbangsa dan bernegara di tengah pandemi Corona sulit diterima oleh akal sehat.

Ruslan juga mengkritisi kepemimpinan Jokowi. Menurut Ruslan, solusi terbaik untuk menyelamatkan bangsa Indonesia adalah Jokowi rela mundur dari jabatannya sebagai Presiden.

“Namun bila tidak mundur, bukan menjadi sebuah keniscayaan akan terjadinya gelombang gerakan revolusi rakyat dari seluruh elemen masyarakat,” tutur Ruslan dalam video tersebut.(Red)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *