16 June 2019
  • 16 June 2019
Breaking News
  • Home
  • Daerah
  • Jawa Timur
  • Dugaan Kasus Penipuan Oknum Ketua Partai Akan Diproses Secara Hukum Setelah Pemilu

Dugaan Kasus Penipuan Oknum Ketua Partai Akan Diproses Secara Hukum Setelah Pemilu

By on 6 April 2019 0 137 Views

JOMBANG, ROC – Terkait dengan adanya dugaan kasus penipuan yang melibatkan Ketua DPC Gerindra Kabupaten Jombang. Kasat Reskim Polres Jombang, AKP Azi Pratas Guspitu mengatakan bahwa pihaknya tetap melakukan pemeriksaan.

Pemeriksaan tetap dilakukan, dan juga tetap diproses sampai menunggu selesai pemilu. “Karena ada perintah dari Polda terkait masalah itu. Apalagi terlapor merupakan Caleg , sampai saat ini sudah kami lakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi serta bukti-bukti,” kata Kasat Reskim saat ditemui di kantornya oleh awak media.
Karena dituding melakukan tindak pidana penipuan dan penggelapan sebuah mobil , oknum Ketua DPC Partai Gerindra Jombang , HS di laporkan ke Polres Jombang.
HS merupakan Caleg itu dilaporkan oleh sahabatnya sendiri. Hadi Purwanto , warga Dusun Losari Rowo , Kecamatan Ploso , Kabupaten Jombang , yang melaporkan HS ke Polres Jombang.
Dalam laporannya HS dituduh telah melakukan penipuan serta penggelapan satu unit mobil merk Alphard milik Hadi Purwanto.
Laporan dugaan penipuan tersebut telah dilakukan oleh Hadi Purwanto yang didampingi oleh kuasa hukumnya Edi Haryanto pada tanggal 22 Maret 2019 , ke Polres Jombang dengan Surat Tanda Terima Lapor nomor :   TBL/90/III/RES.I.II/2019/JATIM  RES  JBG tentang dugaan tindak pidana Penipuan dan penggelapan satu unit mobil.
“Saya selaku penasehat hukum dari pelapor , bahwasanya pada hari Jum’at kemarin secara resmi kami melaporkan seseorang berinisial HS dengan dugaan pasal penggelapan ataupun penipuan sebagaimana diatur dalam pasal 372 dan 378 KUHP dan klien saya,” ujar Edi Haryanto.
Edi Haryanto , selaku kuasa hukumnya Hadi Purwanto , sebetulnya antara kliennya dengan HS sempat melakukan negoisasi beberapa kali terkait penyelesaian permasalahan HS dengan Kliennya secara kekeluargaan.
Namun HS tidak ada itikad yang baik untuk menyelesaikan permasalahan dengan kliennya.
“Klien kami telah melakukan konfirmasi dan klarifikasi kepada HS sebagai pihak terlapor untuk upaya melakukan penyelesaian secara musyawarah dan kekeluargaan. Namun ditunggu sampai hari H nya waktu yang telah dijanjikan oleh HS sendiri akhirnya gagal. Dan tidak ada niat itikad baik dari HS untuk menyelesaikan permasalahan,” tutur Edi.
HS merupakan pimpinan salah satu Partai di Jombang dan juga merupakan caleg di tingkat Propinsi Jawa Timur ,  ungkap Edi. (HR/HP)
Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *