25 October 2020
  • 25 October 2020
Breaking News
  • Home
  • Redaksi
  • Disebelah Sang Kakak Mamiek Prakoso, Didi Kempot Akan Disemayamkan

Disebelah Sang Kakak Mamiek Prakoso, Didi Kempot Akan Disemayamkan

By on 5 May 2020 0 195 Views

Foto : Didi Kempot

Jakarta, ROC — Dionisius Prasetyo atau yang terkenal dengan nama
Didi Kempot, penyanyi campursari ternama Indonesia meninggal dunia pada pukul 07.45 WIB di Rumah Sakit Kasih Ibu Surakarta. Saat ini jenazah sedang disemayamkan.

“Keterangan keluarga akan dimakamkan di Ngawi hari ini,” kata FX Rudi Hadyatmo kepada wartawan di RS Kasih Ibu, Solo, Selasa (5/5).

Rencananya jenazah Didi Kempot akan dimakamkan di pemakaman Desa Jenggrik Kecamatan Sidowayah Kedunggalar Ngawi.

Makam Didi Kempot akan bersebelahan dengan makam sang kakak, Mamiek Prakoso dan sang ayah, Ranto Gudel.

Ratusan orang masih menunggu jenazah yang kini sedang disemayamkan di Rumah Sakit Kasih Ibu Surakarta.

Hari setelah dari rumah sakit, kemudian menuju kediamannya di kawasan Sumber, Kecamatan Banjarsari, jenazah akan dimakamkan di Ngawi, Jawa Timur.

Dalam sehari bisa manggung lebih dari sekali

Pengamat Musik Bens Leo mengatakan, Didi ternyata naik panggung hampir setiap hari. Bahkan dalam sehari, almarhum bisa manggung selama dua kali.

Jadwalnya yang sangat padat disebut Bens Leo sebenarnya tidak baik bagi kesehatannya. Didi diduga terlalu memforsir tenaganya.

“Sejak lama, tepatnya empat bulan yang lalu, saya bertemu dengan Sruti Respati (penyanyi asal Solo), akhir tahun 2019. Dia pernah manggung dengan Mas Didi Kempot dan kenal dengan teman-teman Mas Didi Kempot. Frekuensi manggungnya kencang sekali, pernah dalam hitungan bulan itu bisa 30 kali manggung, ada jedanya memang hari minggu. Ada yang sehari dua kali,” ungkapnya, Selasa (5/5).

Menurutnya, hal ini tidak baik untuk kesehatan Didi Kempot. Karena, manusia memiliki keterbatasan kemampuan menyanyi dengan baik dalam satu hari.

Penyanyi harus ada istirahatnya. Walaupun bernyanyi nampak sederhana, naik panggung dan bertemu dengan penggemar, terasa menyenangkan namun perlu ada batasan. Bens beralasan Didi harus mengeluarkan suara dengan teknik yang baik. Sehingga ia harus berlatih terus dan beristirahat.

Bens Leo mengaku tidak pernah mendengar kabar sakitnya Didi Kempot. Bahkan saat manggung pun ia sangat ceria dan penuh tawa. Apalagi kalau sudah menghadapi sobat ambyar.

“Hari ini meninggal, semua orang kaget,” katanya.

Ia menambahkan kepergian Didi menambah kesedihan dunia musik Tanah Air. Dalam waktu tidak sampai dua bulan, Indonesia kehilangan empat musisi top, Glenn Fredly, Andy Ayunir, Erwin Prasetya dan Didi Kempot.

“Saya kira, kita benar-benar prihatin, sekaligus duka yang besar untuk industri musik Indonesia, kehilangan yang besar,” pungkasnya.(red)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *