28 October 2020
  • 28 October 2020
Breaking News
  • Home
  • Redaksi
  • Diduga Kuat Hasil Suap, Mobil Mewah Milik Jaksa Pinangki Disita

Diduga Kuat Hasil Suap, Mobil Mewah Milik Jaksa Pinangki Disita

By on 4 September 2020 0 112 Views

Ket.gbr: Mobil mewah BMW series X5, yang diduga dibeli tahun 2020, milik jaksa Pinangki Sirna Malasari yang disita oleh penyidik (foto.dok: roc)

ROC — Kapuspenkum Kejaksaan Agung, Hari Setiyono mengatakan, pihaknya akan menelusuri transaksi ataupun pembelian barang yang dilakukan jaksa Pinangki Sirna Malasari, dalam kurun waktu akhir 2019 hingga 2020.

Menurut Hari, hal itu untuk menelusuri adanya dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang dilakukan oleh jaksa Pinangki dari suap yang diberikan Djoko Tjandra.

“Kalau ini dugaannya adalah pencucian uang, maka akan dicari barang atau apapun yang diduga dibeli atau didapat dari hasil uang yang diterima diduganya tahun 2019 akhir hingga 2020.”

“Kalau perolehannya di tahun sebelumnya, tentu penyidik tidak akan melakukan itu,” papar Hari di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (2/9).

Dalam kasus ini, Hari menyebut Jaksa Pinangki diduga mengantongi sebesar 500 ribu USD atau Rp 7 milliar yang diberikan oleh Djoko Tjandra untuk pengurusan fatwa MA.

Hingga saat ini, pihaknya masih menyelidiki penggunaan dana tersebut oleh jaksa Pinangki.

“Masih dalam proses penyidikan.”

“Tetapi sudah berulang-ulang kami sampaikan, diduga uang yang senilai 500 ribu USD diterima oleh oknum jaksa PSM,” ungkapnya.

Mobil BMW disita

Kapuspenkum Kejaksaan Agung Hari Setiyono juga mengatakan, mobil mewah berjenis BMW X5 yang disita oleh penyidik baru dibeli jaksa Pinangki pada tahun 2020.

“Kemarin penyidik berhasil mengamankan satu mobil BMW series X5 yang diduga dibeli tahun 2020.”

“Dan itu atas nama yang bersangkutan,” kata Hari di Badiklat Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (2/9).

Hari mengatakan, mobil tersebut dibeli sendiri oleh jaksa Pinangki.

Menurutnya, uang yang digunakan diduga kuat berasal dari suap yang diberikan Djoko Tjandra.

“Kenapa penyidik melakukan penyitaan terhadap mobil itu?”

“Karena mobil itu dibeli di tahun 2020, sehingga ada dugaan bahwa mobil itu dibeli dari hasil kejahatannya,” jelasnya.

Hingga saat ini, Hari menambahkan, mobil itu telah diamankan oleh penyidik untuk barang bukti dalam perkara tersebut.

“Mobil BMW X5 langsung diamankan dan nantinya akan dijadikan barang bukti dalam perkara ini,” tuturnya.

Jaksa Pinangki Sirna Malasari ditetapkan sebagai tersangka kasus suap untuk membantu pengurusan fatwa Mahkamah Agung (MA) terkait eksekusi Djoko Tjandra.

Diduga, Pinangki menerima hadiah sebesar USD 500.000 atau Rp 7 milliar dari Djoko Tjandra.

Uang itu diduga telah digunakan oleh jaksa Pinangki untuk sejumlah peruntukkan.

Terakhir, penyidik menyita satu mobil mewah berjenis BMW SUV X5 milik Jaksa Pinangki.

Hingga saat ini, Kejagung telah memeriksa 12 saksi.

Dalam kasus ini, Pinangki dijerat pasal 5 ayat 1 huruf A Undang-undang tindak pidana korupsi Nomor 20 Tahun 2001.

Selain itu, Pinangki disangka melanggar pasal 5 ayat 1 huruf b dan pasal 13 Undang-undang  20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi. (red)

 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *