23 April 2021
  • 23 April 2021
Breaking News
  • Home
  • Redaksi
  • Diduga Ada Praktek Monopoli, Dua Perusahaan Jack Ma Akan Dinasionalisasi China

Diduga Ada Praktek Monopoli, Dua Perusahaan Jack Ma Akan Dinasionalisasi China

By on 15 January 2021 0 83 Views

ROC — Pemerintah China akan melakukan investigasi atas dugaan praktik monopoli oleh dua perusahaan Alibaba yang didirikan oleh Jack Ma.

Belakangan muncul kabar bahwa Partai Komunis yang berkuasa di negara tersebut (CCP) sebenarnya berniat melakukan nasionalisasi terhadap Alibaba dan perusahaan fintech afiliasinya, Ant Group.

Hal ini diungkapkan oleh salah seorang orang dalam di industri keuangan internet China, Song Qing. Dia mengatakan bahwa investigasi praktik monopoli merupakan upaya mempercepat proses ambil alih negara atas Alibaba dan Ant Group.

“Mereka (CCP) membuat rencana nasionalisas Alibaba beberapa pekan lalu; timing-nya bukan kebetulan… rencana-rencana ini datang dari pimpinan pusat,” kata Qing, dilansir republik-online.com hari ini, dari IBTimes, Jumat (15/1).

Perusahaan Jack Ma Gagal Melantai di Bursa Usai Kritik Pemerintah ChinaChina Minta Perusahaan Milik Jack Ma Fokus ke Bisnis Pembayaran Online Saja

Bank sentral dan otoritas perbankan China akan ikut dilibatkan dalam penyelidikan monopoli Alibaba, berikut otoritas forex dan sekuritas negeri tersebut.

Qing menyebutkan bahwa pemerintah China di bawah pimpinan Xi Jinping sekaligus berniat menjadikan Alibaba sebagai “contoh pelajaran”.

Xi yang menjabat Presiden China sekaligus Sekretaris Jenderal CCP sebelumnya mengatakan China akan mengarah ke ekonomi yang dikendalikan negara berdasarkan permintaan domestik.

Masih menghilang

Alibaba dan Ant Group terlibat kisruh dengan China sejak Jack Ma melontarkan kritik pedas terhadap pemerintah negara tersebut pada akhir Oktober 2020.

Ma menuding bahwa bank-bank di China beroperasi dengan mentalitas “rumah gadai” menyangkut jaminan untuk kredit, sementara regulasi perbankan yang berlaku dinilainya menghambat inovasi dan harus direformasi guna mendorong pertumbuhan ekonomi.

Tak lama kemudian, pemerintah China mengubah regulasi yang menybabkan rencana go-public perusahaan Ant Group gagal di tengah jalan.

Sejak itu pula Jack Ma mendadak hilang. Dia tidak muncul di hadapan publik selama berbulan-bulan dan kabar keberadaannya masih simpang siur hingga sekarang.

Beberapa waktu lalu seorang sumber anonim sempat menyebutkan bahwa Jack Ma bukannya sedang menghilang, melainkan sengaja menghindari sorotan publik. Dia diklaim sedang berada di Kota Hangzhou yang merupakan markas Alibaba.

Red

 

 

 

👉Terimakasih sudah membaca & membagikan link republik-online.com

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *