15 April 2021
  • 15 April 2021
Breaking News
  • Home
  • Redaksi
  • Detik-detik Sebelum Hilang Kontak, Nelayan Melihat Sriwijaya Air SJ182 Jatuh

Detik-detik Sebelum Hilang Kontak, Nelayan Melihat Sriwijaya Air SJ182 Jatuh

By on 10 January 2021 0 107 Views

Petugas gabungan mengevakuasi serpihan diduga milik pesawat Sriwijaya Air SJ182 di Pulau Laki, Kepulauan Seribu, Sabtu (9/1/2021). Foto dok: ANT/HO/ROC.

ROC – Pesawat Sriwijaya Air rute Jakarta-Pontianak dengan nomor penerbangan SJY-182 dinyatakan hilang kontak, pada Sabtu (9/1) kemarin sore. Dalam aplikasi flightradar24 tertulis, status pesawat tidak diketahui. Masih dalam aplikasi flightradar24, pesawat terpantau terbang dari Bandara Soekarno-Hatta sekitar pukul 14.36 WIB.

Pesawat dijadwalkan tiba sekitar pukul 15.15 WIB di Pontianak. Mengacu catatan terbang di flightradar24, pesawat tak terpantau setelah lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta. Tepatnya ketika berada di atas perairan Kepulauan Seribu. Masih mengacu catatan terbang di flightradar24, pesawat sempat mencapai ketinggian 10.900 kaki di perairan Kepulauan Seribu. Ketika itu, kecepatan pesawat tercatat 287 knots.

Namun, kecepatan pesawat menurun setelah mencapai ketinggian 10.900 kaki. Tercatat, kecepatan pesawat menurun ke 224 knots saat ketinggian 8.950 kaki.

Tidak lama kemudian, kecepatan pesawat SJ-182 terus menurun ke 115 knots dengan ketinggian 5.400 kaki. Tak lama setelah itu, ketinggian pesawat langsung turun hingga 250 kaki.

Sebelumnya, Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati mengatakan, pesawat Sriwijaya Air dengan rute Jakarta-Pontianak itu hilang setelah kontak terakhir dengan petugas pada pukul 14.40 WIB.

“Telah terjadi  lost contact pesawat udara Sriwijaya rute Jakarta-Pontianak dengan call sign  SJY 182. Terakhir terjadi kontak pada pukul 14.40 WIB,” kata Adita kepada awak media, Sabtu kemarin (9/1).

Kesaksian nelayan

Bupati Kepulauan Seribu Junaedi menyebutkan pesawat Sriwijaya Air jatuh di perairan sekitar Pulau Laki, Kelurahan Pulau Tidung, Kepulauan Seribu Selatan.

“Info dari nelayan bubu, melihat ada benda jatuh di laut sekitar perairan Pulau Lancang dan Pulau Laki getaran jatuhnya pesawat sampai ke pemukiman Pulau Lancang,” ujar Junaedi yang disampaikan Kominfotik Kepuluan Seribu di Jakarta, Sabtu sore kemarin (9/1).

Junaedi mengungkapkan menerima informasi dugaan pesawat jatuh sekitar pukul 14.30 WIB, selanjutnya tim gabungan dari aparatur Kelurahan Pulau Pari, Banbinsa, Damkar, Satpol tim SAR dibantu nelayan menyisir di sekitar Pulau Lancang dan Pulau Laki. Lurah Pulau Pari Mahtum menambahkan tim gabungan sudah menemukan serpihan pesawat Sriwijaya Air yang jatuh di perairan Pulau Laki.

“Sudah ditemukan serpihan pesawatnya. Sampai saat ini petugas gabungan masih melakukan pencarian korban penumpang pesawat Sriwijaya Air,” ujar Mahtum.

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan membenarkan pesawat Sriwijaya Air rute Jakarta-Pontianak dengan nomor penerbangan SJ 182 hilang kontak pada pukul 14.40 WIB.

“Telah terjadi lost contact pesawat udara Sriwijaya rute Jakarta – Pontianak dengan call sign SJY 182. Terakhir terjadi kontak pada pukul 14.40 WIB,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Novie Riyanto.

Novie mengatakan saat ini tengah dalam investigasi dan tengah dikoordinasikan dengan Badan SAR Nasional (Basarnas) dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

“Kami akan menyampaikan informasi lebih lanjut jika sudah ada perkembangan lain,” katanya.

Red

 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *