11 April 2021
  • 11 April 2021
Breaking News
  • Home
  • Redaksi
  • Desember Masih Cair, Tapi Bagaimana Nasib BLT BPJS Ketenagakerjaan di Tahun 2021

Desember Masih Cair, Tapi Bagaimana Nasib BLT BPJS Ketenagakerjaan di Tahun 2021

By on 30 December 2020 0 65 Views

Pecahan uang seratus ribu rupiah

ROC – Di tengah kesulitan ekonomi akibat pandemi Covid-19, pekerja swasta bergaji 5 juta ke bawah sedikit terbantu dengan adanya program BLT subsidi gaji yang dikucurkan Pemerintah.

Total bantuan yang diberikan pemerintah sebesar Rp2,4 juta per pekerja.

Selain bergaji di bawah Rp 5 juta, calon penerima juga harus memenuhi syarat lainnya.

Beberapa di antaranya memiliki NIK, aktif sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, dan memiliki rekening aktif.

Penyaluran dana BLT BPJS Ketenagakerjaan terus dilakukan hingga akhir Desember 2020.

Lalu benarkan BLT BPJS Ketenagakerjaan akan diperpanjang hingga 2021?

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah memberikan klarifikasi soal kabar BLT BPJS Ketenagakerjaan 2021.

Diungkapkan Ida Fauziyah, BLT Subsidi Gaji untuk karyawan terkait diperpanjang atau tidaknya masih dalam pembahasan.

Saat ini dalam tahap diskusi pembahasan di tingkat Komite PEN.

Kendati demikian, Ida Fauziyah menjelaskan pihaknya siap mendukung program Subsidi Gaji jika memang nantinya akan diperpanjang hingga 2021.

Terdapat beberapa update terbaru mengenai BLT untuk karyawan swasta.

Diperpanjang atau tidaknya BLT karyawan hingga tahun 2021 masih dalam tahap diskusi pembahasan di tingkat Komite PEN.

“Terkait kebijakan BSU di tahun 2021, saat ini masih dalam tahap diskusi pembahasan di tingkat Komite PEN.” ujar Ida Fauziyah, Rabu (16/12).

Kemnaker siap mendukung

Ida juga menyatakan pihaknya siap mendukung jika memang nantinya BLT karyawan diperpanjang hingga tahun 2021.

“Kemnaker tentu siap mendukung program yang sangat baik ini kembali muncul tahun depan.”

“Kita persiapkan desain kebijakannya bersama-sama,” ucap Ida.

BLT Karyawan Gelombang 2 Cair Lagi

Sementara itu, kabar terbaru tentang BLT karyawan gelombang 2 cair lagi untuk 12,4 juta rekening.

Pihak Kementerian Ketenagakerjaan ( Kemnaker) mengaku telah mencairkan bantuan subsidi gaji atau upah (BSU) mulai Selasa (15/12).

Hal itu berdasarkan keterangan dari Direktur Kelembagaan dan Kerja Sama Hubungan Industrial Kemnaker Aswansyah pada Kamis (17/12).

“Sudah (disalurkan). Nanti tinggal disampaikan ke bank dan bank memproses kepada penerima,” kata Aswansyah, dilansir ROC.

Target 12,4 juta rekening

Saat ini, imbuhnya pihak bank masih melakukan proses penyaluran kepada penerima bantuan langsung pekerja ini.

Dirinya berharap, semua penyaluran BLT karyawan gelombang 2 ini dapat 100 persen tersalurkan tanpa adanya rekening bermasalah atau terkendala.

“Kalau tidak ada masalah, kami berharap ada 12,4 juta rekening tersalurkan semua,” katanya lagi.

Aswansyah menjelaskan, BLT karyawan gelombang 2 (penyaluran periode November-Desember 2020) ditargetkan bantuan dapat tersalurkan ke 12,4 juta rekening penerima.

“Jadi, intinya sudah kita salurkan semua (termasuk BSU termin II tahap VI),” lanjut dia.

Bank BRI dan BCA belum cair

Pencairan BLT karyawan gelombang 2 untuk rekening BRI dan BCA masih belum dilakukan.

Humas BCA Evoni Berlianto mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan koordinasi dengan unit kerja.

“Kami koordinasikan dengan unit kerja,” ujar Evoni kepada Kompas.com, Kamis (17/12).

Hal senada juga diungkapkan Corporate Secretary BRI Aestika Oryza.

“Masih kami koordinasikan dulu dengan tim,” ujarnya, Kamis (17/12).

Berikut salah satu cara mengatasi BLT karyawan gelombang 2 lambat ditransfer ke rekening BNI, Mandiri, BCA, dan bank lainnya.

Berikut langkah-langkahnya.

Buka situs bantuan.kemnaker.go.idPada menu Pengaduan, klik tulisan buat pengaduanLalu login akun Kemnaker (Jika belum punya silahkan membuat dan caranya juga ada di artikel ini)Akan muncul halaman Buat Laporan.Silahkan pilih menu Perihal dengan pilihan Bantuan Subsidi Upah (BSU)Lalu isi Subject dengan soal apa yg ingin anda adukanDalam kolom Isi Laporan silahkan tulis secara detail yang ingin anda adukanLalu klik MangajukanAduan berhasil dikirim dan sedang diproses

Atau juga melalui telepon di nomor 021-50816000, atau nomor WhatsApp 0811-9303-305.

Kami sudah mencoba melakukan aduan dan mendapatkan email dari Kemnaker yang berisi sebagai berikut:

“Kepada Saudara/I

Menindaklanjuti pengaduan Saudara yang masuk melalui Sisnaker, kami ingin mengetahui apakah Dana Bantuan Subsidi Upah sudah saudara terima?

Jika sampai saat ini saudara belum menerima BSU mohon kirimkan data berikut:

Nama Pribadi, No NIK, No BPJS TK, No Hp yang bisa dihubungi, Jumlah Gaji bulan Juni 2020 yang saudara terima, Nama Perusahaan, Alamat Perusahaan.

Data tersebut kami butuhkan untuk kami cocokkan dengan data pada BPJS TK dan untuk mengetahui apakah saudara memang memenuhi syarat menerima BSU tersebut.

Atas perhatian dan kerjasamanya diucapkan terimakasih.”

Peserta tinggal menjawab email tersebut dengan mengisi data-data yang diminta dan menunggu balasan dari Kemnaker.

Red

 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *