20 October 2020
  • 20 October 2020
Breaking News

Dentuman Keras Kejutkan Warga Tulungagung

By on 25 November 2019 0 267 Views

Tulungagung, ROC – Warga Tulungagung dikejutkan oleh suara dentuman keras pada Senin pagi. Kerasnya suara hingga mengakibatkan getaran pada kaca rumah warga.

Salah seorang warga Rejotangan, Azizah, mengatakan suara dentuman itu terdengar satu kali pada pukul 08.21 WIB. Kerasnya dentuman membuat kaget sejumlah warga.

“Kaget juga saya, tadinya saya kira guntur, tapi kok mirip ledakan besar,” kata Azizah, Senin (25/11/2019).

Hal senada disampaikan warga Desa Tugu, Kecamatan Sendang, Denny. Menurutnya, suara dentuman tersebut cukup keras terdengar dari kawasan pegunungan.

“Sama saja, dari wilayah Sendang juga terdengar. Sepertinya se-Tulungagung dengar, tadi dapat kabar dari teman-teman mereka juga dengar,” kata Denny.

Sementara itu, Kepala Stasiun Geofisika Kelas III BMKG Sawahan Nganjuk, Chudori, menyebut dentuman keras tersebut terdeteksi pada seismograf, tapi skalanya relatif kecil.

“Dentuman itu terjadi pada pukul 08.21.22 WIB. Skalanya kecil,” kata Chudori.

Menurut Chudori, dentuman itu diakibatkan oleh aktivitas kegempaan. Suara itu bisa saja terjadi. Sebab, di dalam perut bumi, susunan materialnya banyak terdapat rongga sehingga, apabila terjadi reruntuhan batuan atau pergeseran lempeng, dapat menimbulkan suara.

“Peristiwa seperti ini tahun 2011 lalu pernah terjadi di Ponorogo, Trenggalek, dan Pacitan. Jadi ini memang efek dari aktivitas kegempaan, bisa akibat runtuhan batuan dalam tanah atau pergeseran lempeng. Suaranya bisa keras, karena bumi itu berongga,” ujarnya.

Terkait dentuman tersebut, BMKG Nganjuk akan terus melakukan pemantauan, bahkan apabila dentuman kembali berulang-ulang seperti di Trenggalek atau Ponorogo, pihaknya akan terjun ke wilayah untuk melakukan pemantauan lebih dalam.

“Sebetulnya adalah hal yang biasa, masyarakat tidak perlu khawatir,” ujar Chudori.

Dimintai konfirmasi terpisah, Kepala Penerangan dan Perpustakaan (Kapentak) Lanud Iswahyudi, Madiun, Mayor Sus Hamdi Londong Allo, mengatakan dentuman keras juga bisa diakibatkan oleh efek sonic boom akibat perubahan kecepatan secara mendadak yang dilakukan oleh pesawat supersonik.

“Perubahan kecepatan secara mendadak atau saat pembentukan formasi bisa menimbulkan suara dentuman. Tapi uji coba alat itu masih minggu depan, belum hari ini. Ini tadi ada latihan biasa,” ujar Londong.

 

(Red/Detik)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *