31 October 2020
  • 31 October 2020
Breaking News

Dahsyatnya Virus Corona Hingga Renggut 80 Nyawa

By on 28 January 2020 0 341 Views

ROC – Penyebaran virus corona yang berawal dari Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China sangat meresahkan. Bahkan virus ini sudah menyebar ke berbagai negara.

Dahsyatnya virus corona juga sudah menewaskan sedikitnya 80 orang di China pada Senin (27/1) dan menjangkiti 2.000 lebih lainnya. Berikut ulasan dahsyatnya virus corona yang meresahkan dunia:

Penutupan Kota Wuhan

Pemerintah China pada Kamis pagi (23/1) menutup Wuhan – kota dengan lebih dari 11 juta penduduk dan pusat penyebaran virus corona. Pemerintah membatalkan keberangkatan pesawat dan kereta api, dan menangguhkan keberangkatan bus, kereta bawah tanah, dan feri.

Pengumuman itu dibagikan di media pemerintah China hanya beberapa jam sebelum diberlakukan. Sehari sebelumnya, pihak berwenang mendesak orang-orang untuk tidak melakukan perjalanan ke atau dari kota tersebut.

Pihak berwenang China mengatakan penutupan tersebut diperlukan agar secara efektif bisa menghentikan penularan virus, menghentikan penyebaran epidemi, dan memastikan keselamatan dan kesehatan masyarakat. Selanjutnya pemerintah China akan mengumumkan sampai kapan penutupan ini akan berlangsung.

Sejumlah Negara Terdampak Corona

Sejumlah negara mulai terserang virus corona, seperti Korea Selatan, Thailand, Jepang, hingga Amerika Serikat. Virus tersebut masuk ke sejumlah negara, setelah salah satu warga mengunjungi Wuhan beberapa waktu lalu. Setibanya ke negara-negara tersebut, virus itu terdeteksi.

Pengamanan-pengamanan di tiap bandara diperketat. Di Thailand, Pihak berwenang Thailand memberlakukan pemindaian termal wajib bagi penumpang yang datang dari daerah berisiko tinggi di bandara China di Bangkok, Chiang Mai, Phuket dan Krabi.

Pada Sabtu (25/1) lalu, virus asal Wuhan ini sudah sampai di Malaysia. Pemerintah Malaysia mengkonfirmasi ada tiga kasus Virus Corona. Terbaru, ada dua anak perempuan yang dilaporkan mengalami gejala 2019-nCoV.

Melansir dari New Straits Times, dua anak perempuan asal China dikarantina di Rumah Sakit Sultanah Maliha (HSM) karena diduga terinfeksi Virus Corona, Minggu (26/1) kemarin. Pihak rumah sakit masih terus mendalami gejala yang dialami oleh dua saudara tersebut.

“Sejauh ini, dua anak itu masih diduga, dan kami masih melakukan investigasi terhadap gejala mereka,” ujar Direktur HSM, Dr Mansor Ismail.

Obat Belum Ditemukan

China memakai obat untuk pengidap virus HIV sebagai penanganan sementara pasien yang terinfeksi virus corona. Petugas medis kini tengah berupaya menemukan obat untuk pasien yang terjangkit virus corona.

Komisi Kesehatan Nasional China (NHC) mengatakan kombinasi obat lopinavir dan ritonavir yang dijual dengan merek Kaletra dari AbbVie, dipakai untuk menangani pasien yang terinfeksi virus corona. Virus asal Wuhan, Provinsi Hubei itu kini sudah menewaskan 56 orang di China dan menjangkiti 2.000 lainnya di sejumlah negara.

Laman Bloomberg melaporkan, Minggu (26/1), meski belum ditemukan obat yang efektif, NHC menyarankan pasien diberikan dua tablet lopinavir dan ritonavir dua kali sehari dan satu dosis alpha-interpheron lewat tindakan nebulisasi dua kali sehari.

Upaya China Tangani Virus Corona

Pemerintah China terus berupaya menanggulangi penyebaran virus corona Wuhan. Kini, negara itu mempercepat pembangunan rumah sakit khusus pasien penyakit misterius itu.

Dikutip dari laman Xinhua, Sabtu (25/1), rumah sakit itu kini tengah dibangun di atas lahan seluas 25 ribu meter persegi. Puluhan mesin pengeruk bekerja bersama-sama di lahan itu.

Rumah sakit itu nantinya akan memiliki 1.000 ranjang pasien untuk perawatan terisolir dan efisien bagi pasien virus Corona Wuhan.

Lokasi RS masih berada di Wuhan, atau tepatnya di Distrik Caidian, sebelah barat Wuhan. Ide pembangunan RS ini berasal dari pengalaman ketika virus SARS merebak di awal tahun 2000-an. (Red/Merdeka)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *