26 March 2019
  • 26 March 2019
Breaking News

Caleg PAN Divonis 3 Bulan Penjara di PN Jakarta Selatan

By on 22 January 2019 0 48 Views

JAKARTA, Roc – Aktor Mandala Abadi Shoji yang juga mencalonkan diri sebagai Calon legislatif dari Partai Amanat Nasional (PAN) divonis tiga bulan penjara dan denda Rp 5 juta atas pelanggaran pidana pemilu oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (21/1/2019).

Ketua Panwaslu Jakarta Selatan Mukhtar kepada wartawan menerangkan, vonis ini menjadi hukuman kedua setelah sebelumnya Mandala divonis sanksi yang sama di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Kejadian tersebut berlangsung di Pasar Rawajati, Pancoran, Jaksel, (11/11/2018) lalu.

“Demi keadilan berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa, terdakwa Mandala Abadi divonis oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dengan hukuman kurungan tiga bulan penjara dan denda Rp 5.000.000 subsider satu bulan kurungan,” katanya.

“Peristiwa ini dijadikan sebagai temuan oleh jajaran kami di Panwaslu Kecamatan Pancoran, kemudian kami proses selama 14 hari di Bawaslu bersama dengan Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) unsur penyidik dan jaksa,” tambah Mukhtar.

Mukhtar mengatakan, dakwaan yang dijatuhkan ke Mandala sama seperti kasus di Jakarta Pusat. Mandala dan anggota timnya membagikan kupon berhadiah umrah kepada warga. Setelah sebulan penyidikan dan terbukti, Mandala pun disidang dan divonis hari ini.

Menurut Mukhtar terdakawa Shoji melanggar Pasal 523 ayat 1 juncto Pasal 280 huruf J ayat 1 huruf juncto UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Modusnya yang ia lakukan dengan cara menjanjikan kupon umroh dan door prize barang elektronik setelah pencoblosan nanti. Padahal, money politick tidak boleh menjanjikan dan memberikan uang.

Ketua Panwaslu Jaksel mengimbau agar kasus Mandala jadi pelajaran kepada caleg dan tim kampanye untuk berkampanye sesuai Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017. “Bukan dengan menghalalkan segala cara, apalagi melakukan politik uang, politisasi SARA maupun menyebarkan informasi yang bersifat hoaks selama masa kampanye berlangsung,” ujarnya.

Sekedar diketahui, Mandala yang merupakan caleg DPR RI juga divonis bersalah oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada 18 Desember 2018 terkait pembagian kupon berhadiah umrah kepada warga. Pelanggaran berlangsung saat kampanye di Pasar Gembrong Lama, Jakarta Pusat pada 19 Oktober 2018. Mandala mengajukan banding atas vonis itu. [spy]

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *