5 April 2020
  • 5 April 2020
Breaking News
  • Home
  • Nasional
  • Belum Sepakat, DPR Bahas Ulang Jumlah RUU Prolegnas Prioritas dengan Menkum HAM

Belum Sepakat, DPR Bahas Ulang Jumlah RUU Prolegnas Prioritas dengan Menkum HAM

By on 16 January 2020 0 49 Views

Jakarta, ROC – Badan Legislasi (Baleg) DPR dan DPD RI akan membahas kembali 50 RUU Program Legislasi Nasional (Prolegnas) prioritas bersama Menkum HAM, Yasonna Laoly, sore ini. Wakil Ketua Baleg DPR, Achmad Baidowi (Awiek) menyebut ada fraksi yang masih keberatan terhadap 50 RUU yang masuk prolegnas.

“Sebenarnya beberapa waktu lalu kita sudah melakukan rapat kerja, tapi rupanya ada miskomunikasi antara temen-temen di anggota baleg dengan fraksinya masing masing,” kata Awiek di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (16/1).

“Saya nggak tahu mis-nya di mana tapi ketika di rapat bamus itu, fraksi-fraksi rupanya masih keberatan dengan RUU prolegnas itu, mintanya dikurangin lagi,” sambungnya.

Awiek menyebut, belum ada kesepakatan apakah jumlah 50 RUU Prolegnas Prioritas akan dikurangi. Dia pribadi menilai lebih masuk akal jika 40 RUU Prioritas untuk tahun ini.

“Kalau 40 kan rasional lah, ya kalau perlu lebih diturunkan lagi Alhamdulilah, tapi kan kita tidak memaksa. Sebenarnya kalau RUU prolegnas prioritas itu pas 50 sebenarnya nggak ada masalah,” kata Awiek.

“Toh pembahasannya sesuai dengan mekanisme, disesuaikan dengan kondisi yang ada, kalau mislkan kondisinya memungkinkan membahas 40 nya kenapa tidak,” sambungnya.

Dia berharap, bila ada pengurangan, RUU Prolegnas prioritas yang diajukan DPR atau pemerintah bisa sama-sama dikurangi. Yang penting, RUU yang dinilai tidak terlalu prioritas bisa ditunda.

“Supaya kalau misalkan mengurangi 10 itu darimana aja. Misal dari DPR 5, pemerintah sisanya. Yang penting yang tidak menjadi sangat prioritas itu kan bisa ditunda. Artinya yang tidak masuk prioritas itu tidak masuk prioritas tahun 2020. Masih bisa masuk prioritas 2021,” pungkasnya.

Sebelumnya, Baleg DPR dan Menkumham Yasonna Laoly telah menetapkan sebanyak 248 RUU Prolegnas 5 tahun 2020-2024 pada pengambilan keputusan tingkat I pada 5 Desember 2019 lalu. Dari 248 itu sebanyak 50 RUU dimasukkan dalam Prolegnas prioritas Tahun 2020. (Red/Merdeka)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *