30 October 2020
  • 30 October 2020
Breaking News
  • Home
  • Redaksi
  • Bawaslu : Sebaiknya Pilkada 2020 Ditunda Hingga Tahun Depan

Bawaslu : Sebaiknya Pilkada 2020 Ditunda Hingga Tahun Depan

By on 1 April 2020 0 158 Views

Foto: Anggota Bawaslu RI Mochammad Afifuddin (bawaslu.go.id)

Jakarta, ROC — Dengan semakin mewabahnya Virus Corona atau Covid-19, pemungutan suara yang semula dijadwalkan digelar pada 23 September 2020 dipastikan akan menjadi sulit untuk diselenggarakan.

Atas hal tersebut, Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI Mochammad Afifuddin menilai, idealnya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 ditunda hingga tahun depan.

“Secara waktu memang yang ideal 2021,” kata Afif dalam sebuah diskusi berjudul Pengawasan dan Pemantauan Pilkada di Masa Wabah Corona, dibJakarta, Selasa (31/3).

Afif menyampaikan bahwa dalam rapat dengar pendapat (RDP) yang digelar Komisi II DPR RI bersama KPU, Bawaslu, dan Kementerian Dalam Negeri, Senin (30/3) kemarin, muncul tiga opsi waktu penundaan pilkada.

Dari ketiga opsi itu, yang dinilai paling memungkinkan adalah penyelenggaraan hari pencoblosan pilkada ditunda hingga 2021 lantaran banyak tahapan pra-pencoblosan yang juga ikut tertunda akibat wabah corona.

Untuk merumuskan ulang waktu pelaksanaan pemungutan suara pilkada, Afif pun meminta semua pemangku kepentingan untuk memperhatikan tahapan pilkada dan kondisi perkembangan pandemi Covid-19 ini.

“Tapi apakah (penundaan waktu) di akhir atau di tengah (tahun) itu harus juga kita sinkronkan dengan situasi perkembangan dari Covid-19 ini,” ujarnya.

Selain itu, Afif meminta KPU berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri dalam hal realokasi anggaran pilkada untuk penanganan wabah Virus Corona ini.

Afif pribadi setuju bahwa realokasi anggaran diperlukan untuk menangani situasi darurat kemanusiaan saat ini. Namun, ia meminta KPU untuk memastikan realokasi anggaran kelak tak berdampak pada keterlambatan dana untuk pelaksanaan pilkada

“Dalam konteks lanjutan tahapan ketika akan kita lakukan juga membutuhkan kepastian anggaran dana tersebut. Tentu dalam konteks ini kita bisa berkoordinasi dengan Kemendgri bagaimana mengaturnya,” kata Afif.

Sebelumnya diberitakan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) bersama DPR dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sepakat menunda hari pemungutan suara pemilihan kepala daerah daerah ( Pilkada) yang semestinya dilaksanakan pada 23 September 2020. Penundaan ini dilakukan menyusul semakin meluasnya pandemi Virus Corona di Indonesia.

Adapun Pilkada 2020 rencananya diselenggarakan di 270 wilayah di Indonesia meliputi 9 provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota.(idj/idj)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *