21 August 2019
  • 21 August 2019
Breaking News

Barter Koalisi Dengan Jatah Menteri, Demokrat Tolak Tawaran Gerindra

By on 4 June 2018 0 138 Views

JAKARTA, (ROC) – Partai Gerindra berencana mengajak Partai Demokrat (PD) dan PKB untuk bergabung dengan koalisi keummatan yang didorong Imam Besar FPI Habib Rizieq Syihab. Partai Gerindra sendiri menawarkan jatah kursi menteri ke Partai Demokrat dan PKB jika bersedia bergabung dengan Koalisi Keummatan.

Menyikapi hal tersebut, Wasekjen Partai Demokrat Rachland Nashidik memastikan bahwa, Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pasti akan menolak tawaran jatah kursi menteri barter dengan berkoalisi di Pilpres 2019.

SBY disebutnya sebagai tokoh yang mengutamakan kepentingan negara dan rakyat daripada sekedar kursi kabinet.

“Pak SBY bukan orang yang gampang bilang Yes Man. Beliau Presiden RI ke 6 dua periode dengan keberhasilan yang nyata dirasakan rakyat,” ujarnya.

Wasekjen juga menyebutkan bahwa partainya bukanlah partai yang sembarangan dan asal mengejar kursi kabinet.

“Secara prinsipil, harus ditekankan, PD bukan Partai yang mengejar-ngejar kursi kabinet,” tegasnya.

Rachland mengatakan kursi kekuasaan hanyalah konsekuensi dari kesepakatan membentuk koalisi. Namun, dasar membentuk koalisi adalah kesamaan pandangan, platform dan pembagian peran.

Sementara, Fadli Zon yang merupakan Wakteum Partai Gerindra membenarkan bahwa akan menawarkan jatah kursi menteri ke dua parpol itu.

“Dengan PAN dengan PKS saya kira sudah bagus, sudah semakin solid. Nanti Insyaallah tentu kita harus dengan Demokrat kita ajak bicara, dengan PKB juga dengan yang lain,” kata Fadli di Gedung DPR, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (4/6/2018).

Salah satu tawaran politik yang mungkin diberikan ialah jatah menteri di kabinet bila Koalisi Keummatan berjaya. Menurut Fadli, tawaran soal menteri merupakan lobi-lobi yang wajar dalam rangka power sharing.

“Biasalah itu power sharing, tidak mungkin sendirian tidak mungkin hanya ada satu yang untung. Semua harus win-win solution,” sebut Wakil Ketua DPR itu. (Red/Dtk)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *