23 April 2021
  • 23 April 2021
Breaking News
  • Home
  • Redaksi
  • Arab Saudi Kembali Buka Akses Penerbangan Internasional, Menag Optimis Penyelenggaraan Ibadah Haji Lebih Terbuka

Arab Saudi Kembali Buka Akses Penerbangan Internasional, Menag Optimis Penyelenggaraan Ibadah Haji Lebih Terbuka

By on 16 March 2021 0 43 Views

ROC – Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas yakin Arab Saudi akan menyelenggarakan ibadah haji 1442 hijriah lebih terbuka.

Hal itu berkaitan dengan perkembangan pandemi virus corona (Covid-19) yang sudah lebih baik dibanding tahun lalu. Sebelumnya pada tahun 2020, Arab Saudi membatasi pelaksanaan ibadah haji, yang hanya diperbolehkan untuk masyarakat yang berada di wilayah tersebut.

“Pemerintah optimistis kemungkinan diselenggarakannya haji tahun ini masih sangat terbuka,” ujar Yaqut saat rapat kerja dengan Komisi VIII DPR RI, Senin (15/3).

Menag mengatakan, salah satu faktor yang membuat optimis adalah rencana Arab Saudi untuk kembali membuka akses bagi penerbangan internasional pada 17 Mei 2021. Selain itu Arab Saudi juga telah melakukan program vaksinasi Covid-19.

Meski begitu belum ada keterangan resmi terkait dengan pembukaan penyelenggaraan ibadah haji tersebut. Namun, pemerintah masih terus melakukan persiapan.

“Seberapa pun tipis kemungkinannya, kami masih tetap berusaha menyiapkan penyelenggaraan haji pada tahun ini,” ujar Yaqut.

Penyelenggaraan haji di tengah pandemi Covid-19 akan dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan yang berlaku secara internasional. Hal itu juga akan dapat berubah sesuai dengan kebijakan Arab Saudi.

Dikatakan Yaqut, penerapan protokol tersebut akan berdampak pula pada Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH). Terdapat 4 hal yang dapat mempengaruhi BPIH yakni pembatasan kuota, penerapan protokol kesehatan, pajak, dan kurs mata uang.

“Dapat dimaklumi bersama bahwa penyelenggaraan ibadah haji di masa pandemi seperti tahun ini akan berkonsekuensi pada pembiayaan,” jelasnya.

Lebih jauh dijelaskan, semakin kecil kuota jemaah haji yang berangkat akan membuat biaya per orang semakin besar. Salah satu faktor terbesar dalam biaya berkaitan dengan penerapan protokol kesehatan pada sektor transportasi.

Red

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *