20 September 2020
  • 20 September 2020
Breaking News
  • Home
  • Redaksi
  • Antisipasi Dampak Perekonomian Indonesia Akibat Pandemi Covid-19, Erick Thohir Rampingkan BUMN

Antisipasi Dampak Perekonomian Indonesia Akibat Pandemi Covid-19, Erick Thohir Rampingkan BUMN

By on 7 April 2020 0 268 Views

Jakarta, ROC — Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, saat ini berupaya memperkuat semua perusahaan yang berpelat merah. Meski, perusahaan pelat merah terdampak virus corona.

Menurut Erick, ia melakukan pemetaan yang akan menentukan langkah dan strategi bagi Kementerian BUMN untuk memutuskan mempertahankan, mentransformasikan, mengkonsolidasikan, atau divestasi.

“Langkah yang ditempuh adalah memetakan portofolio bisnis BUMN beserta anak-cucu usahanya. Sebagai langkah awal, kita telah merampingkan 51 anak cucu BUMN dari PT Pertamina (Persero), PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk dan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk,” kata Erick, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (5/4) kemarin.

Erick berharap pemetaan dan sejumlah langkah efisiensi yang dilakukan BUMN mampu mengantisipasi dampak perekonomian Indonesia akibat pandemi Covid-19. Erick menilai sejumlah negara, termasuk Indonesia tentu memiliki tantangan berat dalam sektor ekonomi lantaran pandemi Covid-19.

“Kita memastikan harus juga bagaimana pekerja diutamakan, digabungkan usaha lain, diprioritaskan efisiensi, dan memperkuat cashflow,” kata Erick.

Sementara, Anggota Komisi VI Mufti Anam mengatakan, berbagai langkah telah dilakukan Kementerian BUMN untuk menangkal virus corona. Terkait aspek kesehatan, Kementerian BUMN telah terlibat dalam penyediaan rumah sakit darurat Wisma Atlet.

Sementara itu, Anggota Komisi VI Mufti Anam mengatakan, bahwa Menteri BUMN Erick Thohir telah melakukan konsolidasi BUMN untuk menampung 10.000 pasien corona.

“Total RS BUMN bisa menangani 10.000 pasien corona, tapi semoga tidak sampai sebanyak itu yang benar-benar dirawat. Kemudian obat-obatan, seperti klorokuin dan Avigan juga siap,” ujarnya.

Mufti Anam menambahkan, Kementrian BUMN telah melakukan berbagai langkah dan upaya untuk menangkal virus corona.

“Terkait aspek kesehatan, Kementerian BUMN juga telah terlibat dalam penyediaan rumah sakit darurat Wisma Atlet,” tambahnya.

Soal jaring pengaman sosial, BUMN juga dilibatkan untuk menyalurkan bantuan pemerintah yakni berupa gratis listrik untuk 450VA dan diskon listrik pelanggan 900VA. Selanjutnya, untuk memulihkan ekonomi, kebijakan yang ditempuh restrukturisasi kredit dari bank-bank BUMN.

“Restrukturisasi kredit sebagian sudah jalan, itu melegakan. Tapi saya berharap terus diperluas hingga ke UMKM di kecamatan-kecamatan agar ekonomi lokal tak benar-benar mati,” pungkasnya.(red)

Ket.gambar: Menteri BUMN Erick Thohir (foto/jawapos)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *