5 April 2020
  • 5 April 2020
Breaking News
  • Home
  • Nasional
  • Anies Klaim Jebolnya Tanggul NCICD Bukan Tanggung Jawab Pemprov DKI

Anies Klaim Jebolnya Tanggul NCICD Bukan Tanggung Jawab Pemprov DKI

By on 5 December 2019 0 60 Views

Jakarta, ROC – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengklaim jebolnya tanggul laut National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) di Penjaringan bukan tanggung jawab Pemprov DKI. Menurutnya, penanggungjawab NCICD adalah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Jika Kementerian PUPR membutuhkan bantuan, Pemprov DKI bersedia membantu segala kebutuhan untuk pekerjaan tanggul tersebut.

“Kejadian itu kawasan yang dikelola PUPR. Jadi kita support saja,” kata Anies di Jakarta, Kamis (3/12).

Penyebab NCICD Jebol

Diketahui, tembok laut (NCICD) roboh pada Selasa sore sekitar pukul 15.00 WIB. Berdasarkan informasi, kurang lebih sepanjang 100 meter dari tanggul beton yang berfungsi menghalau ombak itu roboh ke arah laut. Akibatnya, air laut masuk dan menggenangi urukan tanah yang ada di belakang tanggul tersebut.

Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane (BBWSCC) menyatakan cuaca menjadi penyebab tanggul laut National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) di wilayah Penjaringan, Jakarta Utara, roboh. Cuaca menyebabkan air laut naik dan ditambah hujan.

“Itu karena muka air laut naik, lalu cuaca hujan, ya karena itu. Tapi pembangunan tetap berlangsung,” kata Ketua BBWSCC Bambang Hidayah di Jakarta.

Bambang mengatakan, pembangunan tanggul tersebut tidak terhenti karena adanya bangunan roboh. Karena tanggul itu masih dalam proses pembangunan oleh kontraktor, perbaikan pun masih tanggung jawab kontraktor tersebut.

“Lanjut aja pembangunannya yang lain. Di titik itu mungkin iya berhenti, tapi yang lain tidak berhenti. Karena kalau sedang berjalan memang itu kan semua belum mengikat, belum permanen, diselesaikan semuanya,” jelasnya seperti dilansir dari Antara, Kamis (5/12).

Kendati demikian, BBWSCC menyatakan belum bisa menargetkan secara pasti kapan perbaikan tanggul roboh itu selesai lantaran peneliti dari Puslitbang Air Bandung masih meneliti robohnya tanggul tersebut.

(Red/Merdeka)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *