28 October 2020
  • 28 October 2020
Breaking News
  • Home
  • Redaksi
  • Anies hingga Mahfud ke Lokasi Kebakaran Kejagung, Riza Patria : Pastikan Protokol Covid-19 Tetap Berjalan

Anies hingga Mahfud ke Lokasi Kebakaran Kejagung, Riza Patria : Pastikan Protokol Covid-19 Tetap Berjalan

By on 23 August 2020 0 102 Views

ROC – Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyatakan Pemerintah DKI berupaya melakukan pencegahan penularan Covid-19 saat gedung kejaksaan Agung kebakaran, pada Sabtu (22/8) malam. Pemerintah DKI berulang kali meminta warga yang menonton kebakaran di kantor Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan untuk segera kembali ke rumah.

“Sudah kami sampaikan berulang kali bagi masyarakat yang tidak berkepentingan di sini untuk segera kembali ke rumah masing-masing supaya juga memberi ruang dan kesempatan bagi petugas kami yang melaksanakan tugasnya memadamkan dan mencegah kebakaran,” ujarnya.

Riza menyebut cukup banyak warga sekitar yang berada di sekitaran lokasi kebakaran gedung kejaksaan agung. Selain warga, area kantor Kejagung kebakaran juga dipadati oleh lebih dari 200 petugas pemadam kebakaran, kepolisian, hingga wartawan.

Beberapa pejabat juga menyambangi lokasi kebakaran, seperti Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD, Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin, Gubernur DKI Anies Baswedan, dan Wali Kota Jakarta Selatan Marullah Matali.

“Masyarakat secara berangsur bisa kami minta kembali ke rumah masing-masing, agar protokol kesehatan bisa tetap berjalan,” ujar politikus Partai Gerindra ini.

Puluhan mobil pemadam juga diterjunkan ke lokasi kebakaran. Hingga 23 Agustus pukul 00.05 terdapat 55 unit mobil pemadam atau damkar yang dikerahkan untuk memadamkan kebakaran besar itu. Jumlah mobil pemadam terus ditambah, karena sepanjang malam hingga dini hari masih terjadi perambatan api.

Gedung Kejaksaan Agung kebakaran dilaporkan pada Sabtu, 22 Agustus 2020 pukul 19.10. Belum ada informasi soal korban jiwa dan nilai kerugian akibat kebakaran yang berlangsung hingga sekitar 10 jam itu.

Seperti diberitakan sebelumnya, sedikitnya tujuh lantai Gedung Kejaksaan Agung di Jalan Sultan Hasanudin, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan jadi sasaran api dan terbakar, pada Sabtu (22/8) malam. Api merambat dari satu titik ke titik lainnya.

“Iya memang ini ada perambatan (api). Tadi, kita saksikan ada sekitar tujuh lantai,” kata Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi DKI Jakarta Satriadi Gunawan di Jakarta.

Menurut Satriadi, lantai yang terbakar berada di sisi selatan gedung. Petugas damkar melokalisasi api agar tidak merambat hingga ke sisi utara gedung.

“Informasi awal kebakaran bermula dari lantai enam, sekarang sudah merambat ke lantai tiga,” katanya.

Upaya melokalisasi dan pemadaman api melibatkan 38 unit armada pompa pemadam berikut 200 personel sejak pukul 19.15 WIB. Penyemprotan mengandalkan sumber air yang berasal dari fasilitas kolam renang Bulungan dan beberapa aliran kali di dekat lokasi kejadian.

Satriadi mengatakan kondisi Gedung Kejagung di Jalan Sultan Hasanudin Dalam Nomor 1, Kelurahan Kramat Pela, Kecamatan Kebayoran Baru, diduga telah berusia lama.

“Iya, kalo risiko kebakarannya ya memang seperti itu. Tapi segera kita akan padamkan,” kata Satriadi saat ditanya wartawan terkait kondisi gedung yang sudah tua.

Sementara itu, berdasarkan laporan seorang saksi mata, kebakaran terjadi sekitar pukul 07.00 WIB.

“Kejaksaan Agung kebakaran. Gede parah,” ujar salah satu warga.

Dijelaskan warga, sekira pukul 07.00 WIB ia sedang mengendarai mobil dari arah Mabes Polri, Jakarta Selatan, menuju ke arah Jalan Kyai Maja. Saat berhenti di lampu merah di dekat Kejaksaan Agung, dia melihat ada percikan api.

“Tadinya kita pikir ada konstruksi bangunan gitu. Pas kita makin mendekat taunya api. Pas kita lewat belum ada kendaraan pemadam kebakaran. Jalanan lumayan sepi juga tadi jadi belum ada warga yang berkerumun” jelas dia.

Berdasarkan rekaman video yang ia berikan memang terlihat adanya bangunan gedung yang terbakar. Dari video tersebut terlihat gedung yang terbakar berada di dalam lingkungan gedung Kejaksaan Agung. (red)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *