21 April 2021
  • 21 April 2021
Breaking News
  • Home
  • Redaksi
  • Anggota DPRK dari PKB Terlibat dan jadi DPO Kasus Narkotika, Irmawan: Jika Terbukti Diberhentikan

Anggota DPRK dari PKB Terlibat dan jadi DPO Kasus Narkotika, Irmawan: Jika Terbukti Diberhentikan

By on 29 March 2021 0 93 Views

ROC – Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Aceh, Irmawan menanggapi penetapan Usman Sulaiman, Ketua DPC PKB Bireuen sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) Direktorat Reserse (Ditres) Narkoba Polda Sumut.

Usman Sulaiman yang juga sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten atau DPRK Bireuen ini ditetapkan sejak 5 Maret 2021 karena diduga kuat terlibat dalam jaringan narkotika.

Irmawan mengaku baru mendengar kabar tentang Usman.

“Kita juga dapat kabar dari berita yang beredar bahwa Usman telah menjadi DPO Poldasu,” katanya, dikutip hari ini, Senin (29/3).

Terkait dengan hal itu, sambung politisi asal dataran tinggi Gayo ini, pihaknya sedang berkoordinasi dengan DPP PKB untuk mengambil langkah-langkah tegas.

“Karena di PKB berhubungan dengan narkoba itu tidak ada kompromi, kita akan berikan sanksi berupa memberhentikan dari PKB dan juga dari DPRK andaikata memang dia ini benar-benar terlibat,” ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, Direktorat Reserse (Ditres) Narkoba Polda Sumut kini tengah memburu Usman Sulaiman. Pria yang menjabat sebagai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bireuen itu diduga kuat terlibat dalam jaringan narkotika.

Bahkan Usman Sulaiman sudah ditetapkan menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak 5 Maret 2021 lalu. Surat DPO yang dikeluarkan Ditres Narkoba Polda Sumut dengan nomor Nomor : DPO / 02 / III / 2021 / Ditresnarkoba pada tanggal 5 Maret 2021 yang ditandatangani Kasubdit III Dir Narkoba Polda Sumut AKBP Fadris Lana.

Dimana dalam surat tersebut Anggota dewan tersebut melanggar tindak pidana Narkotika sebagaimana dimaksud dalam Pasal 114 Ayat (2) dan Pasal 112 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Dengan Nomor Reg kejahatan / pelanggaran: Laporan Polisi Nomor : LP / 515 / III / 2021 / SUMUT / SPKT, tanggal 05 Maret 2021.

Saat dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi membenarkan surat DPO tersebut dengan terduga Anggota DPRD Bireuen bernama Usman Sulaiman.

“Usman Sulaiman itu memang DPO narkoba sejak surat itu dikeluarkan 5 Maret 2021 memang DPO itu. Sulaiman itu yang anggota DPRD Bireuen.”

Ia mengungkapkan bahwa Usman yang juga Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Bireuen ini berurusan dengan tersangka narkotika yang merupakan adik iparnya sendiri bernama Ong Leu.

“Yang sudah ketangkap itu adek iparnya, Ong Leu,” cetus Hadi.

Saat ditanyai jumlah total tangkapan tersebut, Hadi belum bisa merincikan dan meminta untuk mengkonfirmasi langsung bagian Direktorat Narkoba Polda Sumut.

“Barang buktinya banyaklah, sabu, tapi saya enggak tahu berapa jumlahnya,” bebernya.

Hadi menjelaskan, penangkapan terhadap adik ipar Usman Sulaiman tersebut dilakukan sekitar seminggu yang lalu.

“Ditangkapnya sekitar seminggu lalu, pada puluhan Maret,” bebernya.

Terkait, satu nama dalam surat DPO yang disandingkan dengan Usman Sulaiman, bernama Hasan Basri, Hadi menyebutkan dirinya tidak menahu.

“Hasan Basri saya kurang monitor,” pungkasnya.

Red

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *