16 June 2019
  • 16 June 2019
Breaking News
  • Home
  • Pemilu 2019
  • Amien Rais Sebut Rekapitulasi di Hotel Borobudur Rawan Hacker

Amien Rais Sebut Rekapitulasi di Hotel Borobudur Rawan Hacker

By on 1 April 2019 0 96 Views

JAKARTA, ROC – Wakil Ketua Umum Partai Hanura Gede Pasek Suardika enggan ambil pusing dengan ucapan Anggota Dewan Pembina Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Amien Rais yang menginginkan proses rekapitulasi penghitungan suara Pemilu 2019 tak lagi dilaksanakan di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat karena rawan serangan hacker. Sebab, menurut dia, hacker bisa bekerja dari lokasi manapun.

“Sebab kalau urusan hacker itu tidak ada urusan cara konvensional begitu. Hacker bisa bekerja darimana saja, karena basisnya IT dan internet,” kata Pasek saat dihubungi wartawan, Rabu (27/3).

Pasek lantas menyinggung kubu Prabowo-Sandi yang ia nilai kerap melakukan degradasi pada penyelenggara pemilu. Serta sering menyalahkan orang lain.

“Justru yang terjadi adalah upaya kesekian kalinya dari pihak sana mendegradasikan penyelenggara untuk persiapan mencari kambing hitam saja,” ungkapnya.

“Jadi kalau melihat hasil survei, sisa waktu yang ada maka hanya upaya persiapan mencari kambing hitam yang dikedepankan,” sambungnya.

Meski begitu, Anggota Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf ini menyerahkan keputusan lokasi penghitungan suara ke penyelenggara pemilu. TKN, kata dia, tidak pernah mempermasalahkan lokasi penghitungan suara.

“Bagi kita, dimana saja tidak masalah karena kan ada saksi di tiap TPS, PPS, PPK, KPU kabupaten dan provinsi. Semua punya bukti formal dan bisa buat tabulasi mandiri sebagai pembanding,” ucapnya.

Sebelumnya, Amien Rais meminta proses rekapitulasi hasil Pemilu 2019 tidak dilaksanakan di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat. Sebab, kata dia, hotel tersebut terdapat banyak ‘jin’.

“Selain DPT harus segera dibenahi, besok perhitungan hasil Pemilu jangan pernah di Hotel Borobudur. Mereka banyak ‘jin’ banyak ‘genderuwo’ di sana,” kata Amien di Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa (26/3).

Amien Rais menjelaskan maksud dari banyaknya genderuwo atau jin di hotel tersebut. Maksud dia, dikhawatirkan lokasi tersebut rawan terkena hacker.

“Sekali-sekali jangan di Hotel Borobudur saya tahu di sana ada banyak sekali hacker dan lain-lain,” ungkapnya. [spy]

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *