16 June 2019
  • 16 June 2019
Breaking News
  • Home
  • Daerah
  • Jawa Timur
  • Ajak Seluruh ASN Netral Dan Tidak Golput Mengucapkan Ikrar Bersama Bupati Jombang

Ajak Seluruh ASN Netral Dan Tidak Golput Mengucapkan Ikrar Bersama Bupati Jombang

By on 6 April 2019 0 80 Views

JOMBANG, ROC – Seluruh Aparatur Negara di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Jombang membacakan ikrar akan netral dan tidak golput dalam pelaksanaan Pemilihan Umum 17 April mendatang.

Apel dimulai pukul 07.00 WIB di halaman Kantor Pemerintah Kabupayen Jombang dan dipimpin langsung oleh Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab. Dalam apel ini juga dihadiri oleh Wakil Bupati Sumrambah, Sekertaris Daerah Ahmad Jazuli, Asisten serta Staf Ahli beserta Kepala OPD.

“Pernyataan sikap ini disampaikan dengan rasa penuh tanggung jawab demi terwujudnya Pemilu serentak 2019 yang bermartabat, beretika, dan demokratis dalam rangka menegakkan Konstitusi Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ucap Bupati.

Hj. Mundjidah Wahab mengatakan bahwa, ikrar ini akan dibaca setiap apel pagi mulai 1 April 2019 sampai 16 April 2019. Ini merujuk dari Surat Edaran Menteri Dalam Negeri nomor 800/2620/SJ tertanggal 22 Maret 2019.

Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab mengajak seluruh ASN yang ada di lingkup Pemerintah Kabupaten Jombang untuk menciptakan suasana Pemilu serentak yang aman, damai serta kondusif seperti saat pelaksanaan Pilkada di Kabupaten Jombang.

“Pengalaman pelaksanaan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati, Gubernur dan Wakil Gubernur beberapa waktu yang lalu berjalam aman dan kondusif, mari kita pertahankan pada Pemilu serentak 2019 nanti,” pesan Bupati saat memberikan amanat pada apel pagi.

Bupati juga mengingatkan kepada para ASN di lingkup Pemerintah Kabupaten Jombang untuk menjadi contoh dalam mensukseskan Pemilu serentak 2019, yaitu dengan memberi contoh berangkat menuju tempat pemungutan suara pada pelaksanaan pencoblosan pada tanggal 17 April nanti alias tidak golput.

“Budaya kita adalah menjunjung tinggi kebersamaan, maka janganlah Pemilu menjadikan perpecahan di masyarakat karena ada perbedaan pilihan. Beda pilihan boleh namun kebersamaan tetap harus terjaga,” jelasnya. (HR/HP)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *