5 July 2020
  • 5 July 2020
Breaking News
  • Home
  • Redaksi
  • Ahmad Dhani : Tidak Tepat Marah ke JPU, Jaksa Mungkin Tahu Siapa Penyiram Air Keras ke Novel Baswedan

Ahmad Dhani : Tidak Tepat Marah ke JPU, Jaksa Mungkin Tahu Siapa Penyiram Air Keras ke Novel Baswedan

By on 22 June 2020 0 26 Views

Ahmad Dhani/Foto: Instagram

Jakarta, ROC — Ahmad Dhani ikut memberikan tanggapannya mengenai tuntutan satu tahun penjara untuk terdakwa kasus penyiraman air keras Novel Baswedan.

Bapak lima anak ini menyebut tuntutan itu tidak masuk akal. Dhani menduga jaksa mengetahui siapa sebenarnya pelaku penyiraman air keras tersebut.

“Berdasarkan pengalaman saya yang pernah dibui. Jadi memuntahkan rasa marah ke JPU saya rasa kurang tepat. Mungkin saja kejaksaan memang memberikan sebuah tuntutan yang tidak masuk akal, ini baru dugaan saya, mungkin jaksa sendiri tahu bahwa pelakunya bukan terdakwa yang asli,” sebut Dhani, dilansir dari Channel Video Legend, Minggu (21/6).

Hukuman itu, kata Dhani terkesan main-main jika dibandingkan dengan kasus UU ITE yang sempat menimpa dirinya.

“Ini dugaan saya, karena terkesan argumentasinya main-main hukumannya juga main-main. Misalnya, saya cuma ngetweet ‘siapa aja penista agama adalah bajingan yang perlu diludahi mukanya’ itu dituntut dua tahun, padahal saya tidak mencelakai siapapun, kalau dilihat saya tidak merugikan siapapun. Baik material dan immaterial saya dituntut dua tahun,” bebernya.

“Dan ini disiram air keras mata Novel Baswedan buta cuma dituntut satu tahun, ya kalau dibilang jaksa agungnya dulu (beda dengan) jaksa agungnya sekarang, itu tidak terlalu elevan,” jelas pentolan band Dewa 19 ini.

Karena itu, Dhani menduga jaksa penuntut umum sengaja memberikan hukuman ringan karena mengetahui yang sebenarnya bukan terdakwa pelakunya.

“Memang menurut saya mungkin ini disengaja, mungkin jaksa sendiri tahu bahwa yang menyiram Novel Baswedan bukanlah terdakwa, kejaksaan ingin memberikan sinyal ke masyarakat bahwa ini bukan pelakunya. Jadi kalau misalnya investigasi saya yakin terdakwa ini bisa mengaku bahwa mereka ini bukanlah para pelakunya, dugaan kuat saya. Karena tuntutan jaksa satu tahun memperlihatkan bahwa ini cuma main-main saja,” pungkasnya.(Red)

 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *