5 December 2020
  • 5 December 2020
Breaking News
  • Home
  • Redaksi
  • Agar Tak Seperti UU Cipta Kerja, Jokowi minta Komunikasi Publik Soal Vaksin Covid-19 Harus Jelas

Agar Tak Seperti UU Cipta Kerja, Jokowi minta Komunikasi Publik Soal Vaksin Covid-19 Harus Jelas

By on 19 October 2020 0 79 Views

Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) memeriksa uji coba fase ketiga vaksin COVID-19 Sinovac di Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran, Bandung, 11 Agustus 2020. Presiden Joko Widodo berharap vaksin Covid-19 Sinovac tersebut dapat disuntikan pada warga Indonesia pada Januari tahun depan. (Courtesy of Indonesian Presidential Palace/Handout via Reuters)

ROC — Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta para menterinya mempersiapkan pengadaan vaksin Covid-19 dengan baik, terutama komunikasi publik juga harus dipersiapkan dengan baik.

“Vaksin ini, saya minta jangan tergesa-gesa, karena sangat kompleks. Menyangkut nanti persepsi di masyarakat, kalau komunikasinya kurang baik, bisa kejadian kayak UU Cipta Kerja. Jadi, saya harap betul-betul disiapkan. Terutama mengenai komunikasi publiknya mengenai halal dan haram,” ujar Jokowi dalam rapat terbatas, Senin (19/10).

Menurut Presiden, implementasi vaksinasi Covid-19 ini tidak mudah.
“Implementasi tidak mudah. Prosesnya seperti apa. Siapa yang disuntik terlebih dahulu? Kenapa dia? Harus bisa dijelaskan,” ujar dia

Jokowi meminta para menterinya detail menjelaskan kepada publik tentang proses vaksinasi ini.

“Jangan sampai nanti dihantam isu, dipelintir, dan kejadiannya masyarakat bisa demo lagi karena masyarakat saat ini memang dalam posisi yang sulit,” ujar Jokowi. (red)

 

 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *