1 June 2020
  • 1 June 2020
Breaking News
  • Home
  • Redaksi
  • Adakah Tempat Di Dunia Ini Yang Bebas Corona? Simak Jawabannya

Adakah Tempat Di Dunia Ini Yang Bebas Corona? Simak Jawabannya

By on 6 April 2020 0 151 Views

Ket.gambar: facebook foto 

Jakarta, ROC Kota Wuhan, salah satu kota yang dikenal sebagai kota pelajar di China, tempat wabah  Virus Corona atau Covid-19 bermula. Kurang lebih tiga bulan yang lalu, tepatnya pada tanggal 12 Januari 2020, Virus Corona hanya terbatas ditemukan di China. Dan saat itu, belum ada satu pun kasus yang terkonfirmasi di luar Tiongkok.

Virus ini kemudian berubah menjadi masalah global, per tanggal 13 Januari, setelah kasus infeksi corona diketahui dan dilaporkan telah menyebar ke Thailand, Jepang, Korea Selatan, lalu kemudian menyebar sampai ke Amerika Serikat.

Di seluruh dunia, kasus yang awalnya hanya satu atau dua laporan, kini telah mewabah. Saat ini ada lebih dari satu juta kasus Covid-19 secara global, mulai dari Nepal sampai Nicaragua. Tentu saja dengan jumlah kasus penularan yang terus bertambah, adakah tempat di dunia ini yang bebas corona?

Jawabannya adalah Ya, ada negara yang belum terpapar corona. Negara mana saja itu, jawabannya adalah sebagai berikut.

Diketahui, tercatat ada 193 negara yang menjadi anggota PBB. Menurut data Universitas Johns Hopkins, hingga  2 April 2020, terdapat 19 negara yang belum melaporkan temuan kasus Virus Corona.

19 negara yang masih aman dari infeksi Virus Corona tersebut adalah Komoro, Kiribati, Lesotho, Malawi, Kepulauan Marshal, Mikronesia, Nauru, Korea Utara, Palau, Samoa, Sao Tome dan Principe, Kepulauan Solomon, Sudan Selatan, Tajikistan, Tonga, Turkmenistan, Tuvalu, Vanuatu, dan Yaman.

Sebagian pakar mengatakan, di negara-negara tersebut mungkin sudah ada kasus tapi belum dilaporkan. Korea Utara misalnya, secara resmi pemerintahnya mengatakan tidak ada kasus positif Virus Corona, demikian juga dengan Yaman.

Hasil penelitian para pakar menyatakan, sebagian negara-negara yang diketahui belum terpapar wabah Virus Corona adalah negara kecil dan terpencil, termasuk kepulauan kecil dengan jumlah penduduk sedikit. Bahkan, menurut data PBB, 7 dari 10 tempat yang paling jarang didatangi, dinyatakan bebas Covid-19.

Tanpa menerapkan pembatasan jarak sosial, tempat-tempat tertentu di dunia ini memang sudah terisolasi.

Nauru, yang terletak di Laut Pasifik, berjarak 320 kilometer dari “tetangganya”, yang paling dekat adalah Pulau Banaba, bagian wilayah Kiribati. Kota besar terdekat yang bisa dijangkau dengan penerbangan langsung dari Brisbane.

Nauru termasuk negara kedua terkecil (yang berupa daratan) setelah Monaco dan memiliki populasi 10.000 orang, termasuk kedua paling sedikit setelah Tuvalu. Tempat ini juga paling jarang dikunjungi. Setiap tahun kunjungan turis ke negara ini hanya sekitar 160 orang.

Anda mungkin menganggap tempat yang terpencil seperti itu tidak perlu khawatir dengan wabah Virus Corona. Namun, di negara yang hanya punya satu rumah sakit, tidak punya ventilator, dan kekurangan tenaga medis, wabah adalah bencana nasional.

Itu sebabnya pada awal Maret Nauru melarang kunjungan orang dari China, Korea Selatan, Italia, dan juga Iran. Pada pertengahan Maret, penerbangan dari Fiji, Kiribati, dan Kepulauan Marshall juga dihentikan, sementara penerbangan dari Brisbane dikurangi frekuensinya.

Selain Nauru, kini negara-negara kecil di Pasifik juga telah mencanangkan darurat nasional menghadapi Covid-19.

Pemerintah di negara tersebut menyadari, sebagai negara yang kecil dengan fasilitas kesehatan yang terbatas, setiap pasien dengan penyakit berat harus dikirim ke luar negeri. Itu sebabnya kini mereka berusaha menjaga agar kasus Virus Corona di negaranya tetap nol.(red)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *