23 October 2020
  • 23 October 2020
Breaking News

8 Mahasiswa di China Pulang ke Aceh Hari Ini

By on 28 January 2020 0 194 Views

ROC – Sebanyak 8 mahasiswa asal Aceh yang sedang kuliah di China akan pulang ke Tanah Air. Dijadwalkan, mereka tiba di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Aceh Besar, Selasa (28/1). Mereka merupakan mahasiswa yang berada di luar kota Wuhan titik pertama ditemukan virus Corona yang mematikan itu.

Juru bicara Pemerintah Aceh, Saifullah Abdul Gani (SAG) membenarkan ada 8 orang yang pulang ke Aceh hari ini. Mereka semua mahasiswa asal Aceh yang berada di luar Wuhan dan jauh dari titik penyebaran virus pertama.

“Benar, informasi yang kami terima semalam, ada 8 orang yang akan tiba di Bandara SIM hari ini,” kata SAG kepada merdeka.com.

Kata SAG, satu mahasiswa akan tiba pada pukul 10.30 wib dan 7 lainnya pada pukul 16.00 wib petang nanti. Semua proses penanganannya di bandara dilakukan oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP). “Mereka sudah ada di lokasi (Bandara SIM),” jelasnya.

Data yang merdeka.com peroleh, seorang mahasiswa, Dinda Destari, sudah di Jakarta sejak kemarin dan segalanya ditanggung pihak kantor penghubung Aceh. Sedangkan Maria Effi Yana sudah membeli tiket kepulangan sejak tanggal 27-01-2020, berangkat dari Shanghai ke Kuala Lumpur. Dari Kuala Lumpur menuju Banda Aceh tiba di Banda Aceh haripukul 17.00 Wib akan dijemput oleh posko Dinas Sosial Aceh.

Begitu juga mahasiswa lainnya Muhammad Sahuddin, Genta Mardika Putra berangkat dari Fuzhou ke Guangzhou ke Jakarta dan Mirna Yunita berangkat dari Beijing ke Jakarta, Fiqhi Nahdhiah Mahkmud berangkat dari Hangzhou-Kuala Lumpur, dari Kuala Lumpur – Medan.

Kemudian Nadlia Ariyati berangkat dari Hangzhou-Kuala Lumpur, dari Kuala Lumpur – Medan dan Yulia Fitria berangkat dari Nanchang ke Bangkok, lalu Bangkok – Jakarta.

Sementara itu Kasi Penyakit Menular Dinas Kesehatan Aceh, dr Iman mengaku saat ini pihaknya sedang menggelar rapat koordinasi penanganan kasus virus Corona di China.

“Sebentar ya pak, sedang rapat virus corona (sekarang),” jelasnya. (Red/Merdeka)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *