24 February 2020
  • 24 February 2020
Breaking News

74 KK PENGUNGSI BANJIR DI POSKO DITPOLAIR KORPOLAIRUD KEMBALI KE RUMAH

By on 9 January 2020 0 49 Views

Jakarta, ROC – Sebanyak kurang lebih 300 jiwa (74 KK) pengungsi korban banjir yang masih bertahan di Posko Ditpolair Korpolairud yang berlokasi di Komplek Kolam Renang Taman Semanan Duri Kosambi Cengkareng Jakarta Barat hari ini kembali pulang ke rumah masing – masing. Kamis 9/1/20.

Setelah banjir mulai surut, Supriadi salah satu pengungsi korban banjir mengatakan, warga berangsur meninggalkan Posko pengungsian dan kembali ke rumah masing-masing untuk membersihkan sisa banjir.

Sementara selama di Posko pengungsian, kata dia, mereka tidak kekurangan kebutuhan para pengungsi. Mulai dari makanan, minuman dan juga air bersih.
“Alhamdulillah masalah makanan dan minuman terpenuhi,” kata dia.

Termasuk bagi para pengungsi yang mengalami sakit karena suhu dingin. Seperti deman, diare, flu dan batuk dimana kondisi tersebut sudah ditangani oleh petugas kesehatan.

Dirpolair Korpolairud Baharkam Polri Brigjend Pol. Makhruzi Rahman, S.IK., M.H. mengatakan bahwa sejak didirikan pasca banjir Jabodetabek (2/1) lalu, Posko Ditpolair telah dihuni oleh lebih dari 500 jiwa pengungsi korban banjir.

“Yang masih bertahan sampai dengan hari ini (hari ke – 8) pasca banjir di Posko kita itu kebanyakan adalah anak – anak kecil bersama ibu-ibu mereka,” ujar Dirpolair di lokasi Posko.

“Dan hari ini telah berakhir Posko yg didirikan oleh Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri, dimana mereka menyatakan sudah siap kembali ke rumah masing – masing karena listrik dan air sudah normal dan bisa dipergunakan lagi,” jelasnya.

Lebih lanjut Dirpolair mengatakan bahwa sebelum para pengungsi kembali ke rumah masing – masing, pihaknya membekali mereka dengan Sembako yg cukup untuk memberikan makan atau bertahan selama 2 hingga 3 hari ke depan.

“Terima kasih segala perhatian pihak Polair, sejak terjadi banjir kami dievakuasi dan selama kami mengungsi di Posko dengan segala keterbatasannya kami dapat bertahan hidup bersama keluarga,” ujar Siti Julaiha saat berpamitan.

Sebelumnya, akibat hujan deras sejak 31 Desember 2019 malam hingga 1 Januari 2020 pagi, sejumlah wilayah di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) terendam banjir.

Akibat banjir, maka ratusan ribu orang terpaksa mengungsi. BPBD Jakarta merilis jumlah total pengungsi adalah 4401 jiwa dengan 21 titik lokasi pengungsian,” tulis Kapusdatin BPBD DKI Jakarta M Ridwan dalam keterangannya. Minggu (5/1/2020).

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *