30 October 2020
  • 30 October 2020
Breaking News
  • Home
  • Redaksi
  • 43 Pasien Dirawat di RS Khusus Infeksi Covid-19 di Pulau Galang

43 Pasien Dirawat di RS Khusus Infeksi Covid-19 di Pulau Galang

By on 17 April 2020 0 157 Views

Jakarta, ROC — Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I Laksamana Madya Yudo Margono mengungkapkan, sebanyak 43 pasien positif Covid-19 dirawat di Rumah Sakit Khusus Infeksi wabah virus Corona atau Covid-19 Pulau Galang, Batam, Kepulauan Riau.

Dengan demikian, hingga Jumat (17/4) pukul 08.00 WIB, terdapat penambahan 3 pasien Covid-19.

“Data pasien Covid-19, 43 orang pria, tambahan pasien 3 orang,” ujar Yudo, Jumat siang.

Sehari sebelumnya tercatat ada 40 pasien yang dirawat di rumah sakit darurat tersebut.

Seluruh pasien tersebut merupakan anak buah kapal (ABK) Kapal Motor (KM) Kelud milik PT Pelni (Persero).

Diketahui, KM Kelud berlayar dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta menuju Pelabuhan Batu Ampar, Batam, Kepulauan Riau (Kepri), pada Minggu (12/4).

Saat di Pelabuhan Batu Ampar, terungkap jika salah satu awak mengalami gejala Covid-19 dan 39 kru lainnya kontak dengan orang tersebut. Sehingga KM Kelud sempat portstay selama dua pekan di Pelabuhan Belawan, Medan.

Adapun kekuatan personel Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) yang ditugaskan di RSD Covid-19 Pulau Galang sebanyak 729 personel.

Rincian personel tersebut terdiri dari satgas pendamping sebanyak 316 orang yang meliputi 93 personel TNI, 4 personel Polri, 25 petugas Kemenkes, dan 194 relawan. Kemudian satgas pengaman sebanyak 61 personel.

Sedangkan satgas pendukung diisi 408 orang yang meliputi 306 personel TNI, 27 personel Polri, dan 14 petugas pemerintah daerah (pemda).

Adapun pembangunan fasilitas rumah sakit tersebut dibagi menjadi tiga zonasi.

Antara lain Zona A meliputi gedung penunjang seperti mess petugas, dokter dan perawat, gedung sterilisasi, gedung farmasi, gedung gizi, laundry, gudang dan power house.

Zona B meliputi fasilitas penampungan dan fasilitas pendukung seperti ruang isolasi, ruang observasi, Laboratorium, ruang sterilisasi, GWT, central gas medik, instalasi jenazah, landasan helikopter, dan zona utilitas.

Terakhir Zona C yang diperuntukan untuk tahap berikutnya dengan memanfaatkan cadangan lahan.(Red)

 

 

 

👉Terimakasih sudah membaca & membagikan link republikonline.com

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *