17 October 2019
  • 17 October 2019
Breaking News
  • Home
  • Nasional
  • Beredar Rumor Telah Terjadi Jual Beli Jabatan di Pemprov DKI

Beredar Rumor Telah Terjadi Jual Beli Jabatan di Pemprov DKI

By on 28 February 2019 0 144 Views

JAKARTA, ROC – Anies Baswedan memerintahkan Inspektorat Pemprov DKI melacak isu jual beli jabatan dan segera melaporkan.

Menurut Anies, pejabat yang memberikan sejumlah uang untuk menduduki jabatan tertentu berarti telah melakukan penyuapan. Hal ini dikatakan Anies pada pelantikan 1.125 pejabat baru di Gubernur DKI Jakarta, Senin 25 Februari 2019

“Kalau dia tidak lapor dan kemudian hari ketahuan, langsung saya copot, karena berarti itu penyuapan,” ujar Anies, Kamis (28/2).

Bila pejabat yang ditugasi menyeleksi yang meminta uang maka pihaknya meminta pejabat yang dilantik melaporkannya.

“Kalau dia lapor, berarti dia korban pemerasan. Kalau korban pemerasan, maka kita akan usut,” kata Anies.

Sebelumnya, Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD DKI Jakarta menerima keluhan soal adanya tarif untuk jabatan lurah dan camat dalam perombakan pejabat di lingkungan pada Senin (25/2).

“Info di bawah begitu, banyak keluhan dari lurah,” ujar Penasihat Fraksi PKB DPRD DKI Hasbiallah Ilyas.

Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah memastikan tidak ada jual beli jabatan di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.

“Saya jamin sama sekali tidak ada permainan uang,” kata Saefullah di Senayan.

Anies merombak 1.125 pejabat terdiri dari 15 pejabat eselon II, 274 pejabat eselon III, dan 836 pejabat eselon IV. [eye]

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *