19 October 2019
  • 19 October 2019
Breaking News

Walikota Mojokerto Melarang Pejabatnya Untuk Berpergian

By on 9 January 2019 0 303 Views

Mojokerto, Roc – Ika Puspitasari selaku Walikota Mojokerto menghimbau kepada seluruh pejabat Pemerintah Kota melakukan efisiensi Anggaran. Kegiatan yang sifatnya tidak penting tidak usah dilaksanakan agar anggarannya bisa dialihkan ke pembangunan.

Walikota Mojokerto Ika Puspitasari membuka rapat koordinasi masalah program pembangunan tahun 2019, mengatakan bahwa sesuai dengan amanat Undang-Undang/ mandatoris spanding, masalah pendidikan 20 persen, kesehatan minimal 10 persen dan belanja infrastruktur daerah minimal 25 persen dari APBD tahun 2019.

Sedangkan anggaran untuk pendidikan serta kesehatan sudah memenuhi mandatoris spanding, tetapi untuk infrastruktur hanya 18,03 persen. Jadi OPD harus melakukan efisiensi anggaran untuk memenuhi 25 persen tersebut.

Semua OPD harus melakukan efisiensi anggaran dengan melaporkan kepada Sekertaris Daerah dan Kepala BPPKA. “Untuk melaksanakan program kegiatan yang sesuai dengan visi misi Walikota Mojokerto pada Triwulan dan keempat tahun anggaran 2019,” jelasnya.

Walikota Mojokerto Ika Puspitasari menjelaskan bahwa beberapa kegiatan yang harus ditekan untuk efisiensi anggaran yaitu seperti biaya perjalanan dinas, sosialisasi, pelatihan, studio banding serta kegiatan lain yang bersifat seremonial.

Ika Puspitasari selaku Walikota Mojokerto akan menargetkan untuk perubahan APBD tahun anggaran 2019 bisa dipercepat waktunya. “Supaya program pembangunan yang akan menjadi atensi tersebut segera dilaksanakan,” jelasnya.

Rapat koordinasi juga dihadiri oleh Wakil Walikota Mojokerto Achmad Rizal Zakaria,Sekertaris Daerah Kota Mojokerto Harlistyati, Asisten serta seluruh Kapala OPD Pemerintah Kota Mojokerto. (US/NS)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *